Basarnas Hadapi Backlog Anggaran Rp862 Miliar di 2026
📅 Rabu, 27 Agu 2025, 17:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara
Jakarta - Basarnas menyebut masih menghadapi backlog atau selisih anggaran senilai Rp862,7 miliar pada tahun anggaran 2026 karena pagu yang ditetapkan jauh di bawah kebutuhan operasional lembaga.
Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi V DPR RI di Jakarta, Rabu (27/8), Sekretaris Utama Basarnas Abdul Haris mengatakan bahwa pagu kebutuhan 2026 mencapai Rp2,27 triliun, namun alokasi yang diterima hanya Rp1,4 triliun.
"Selisih itu, menyebabkan banyak program vital tidak dapat terlaksana penuh. Padahal, Basarnas dituntut selalu hadir cepat dalam setiap kejadian darurat," kata dia.
Ia merinci, anggaran operasional yang tersedia senilai Rp826,73 miliar dan non-operasional Rp528,93 miliar, sudah termasuk tambahan Rp397,9 miliar untuk belanja operasional, sistem komunikasi, operasi SAR, dan dukungan manajemen.
Meski demikian, Basarnas tidak memperoleh alokasi belanja modal, sehingga kebutuhan pembaruan sarana prasarana penyelamatan tidak dapat terjawab.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Setiap menit keterlambatan, setiap peralatan yang tak tersedia, bisa berarti satu nyawa melayang. Karena itu dukungan tambahan anggaran mutlak diperlukan," ujarnya.
Abdul mengatakan, Basarnas telah mengajukan usulan tambahan Rp853,52 miliar kepada pemerintah untuk menutup kekurangan tersebut. Ia berharap dukungan DPR agar usulan tambahan itu dapat disetujui sehingga layanan penyelamatan semakin cepat, tepat, dan terkoordinasi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!