Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Balon Korut Jatuh di Kantor Presiden Korsel

📅 Kamis, 25 Jul 2024, 02:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Balon Korut Jatuh di Kantor Presiden Korsel Doc: AFP/YONHAP
Ket. Bersihkan Sampah l Sejumlah petugas Korsel yang menggunakan baju pelindung diri sedang membersihkan sampah yang dibawa balon Korut dan berserakan di sebuah jalan di Seoul pada Rabu (24/7). Pada Rabu, dinas keamanan kepresidenan Korsel melaporkan untuk pertama kalinya balon pembawa sampah Korut mendarat di halaman kantor Kepresidenan Korsel.

SEOUL - Korea Utara (Korut) kembali mengirimkan balon pembawa sampah ke arah Korea Selatan (Korsel), tiga hari setelah peluncuran sebelumnya dan beberapa balon pembawa sampah yang dikirim oleh Korut itu mendarat di halaman Kantor Kepresidenan di Seoul pada Rabu (24/7).

Ini adalah pertama kalinya kantor pemimpin Korsel di pusat Kota Seoul, yang dilindungi oleh sejumlah tentara dan zona larangan terbang, terkena dampak langsung dari ribuan balon berisi sampah yang diluncurkan oleh Pyongyang sejak Mei lalu.

Pasukan Pengamanan Presiden (PSS) mengatakan pihaknya menemukan sampah yang jatuh di halaman kantor Kepresidenan Yongsan ketika memantau sejumlah balon yang diluncurkan oleh Korut pada hari sebelumnya.

PSS mengatakan tim tanggap kimia, biologi, dan radiologi mengkonfirmasi bahwa benda-benda tersebut telah diambil dan tidak menimbulkan bahaya atau kontaminasi, serta menambahkan bahwa mereka akan terus memantau dan bekerja sama dengan Kepala Staf Gabungan (JCS).

"Tim tanggap kimia, biologi, dan radiologi telah mengumpulkan balon sampah dengan aman," kata dinas keamanan kepresidenan kepada kantor beritaAFP. "Setelah diselidiki, hasilnya memastikan bahwa tidak ada bahaya atau kontaminasi," imbuh dia.

"Jika Anda menemukan balon yang jatuh, jangan menyentuhnya, dan laporkan ke unit militer atau kantor polisi terdekat," kata JCS.

Pihak militer Korsel menahan diri untuk tidak menembak jatuh balon-balon tersebut karena khawatir isinya dapat menyebar lebih jauh dan menyebabkan lebih banyak kerusakan, kataYonhap.

Korut telah mengirimkan balon sampah sebanyak 10 kali sejak peluncuran pertama pada tanggal 28 Mei sebagai tanggapan atas kampanye selebaran anti-Pyongyang oleh kelompok pembelot di Korsel.

Militer Korsel melakukan siaran propaganda melalui pengeras suara ke arah Korut di dekat perbatasan sebagai tanggapan atas peluncuran balon sampah yang terus dilakukan oleh Pyongyang.

Siaran propaganda tersebut yang merupakan taktik yang berasal dari Perang Korea, sebelumnya telah membuat marah Pyongyang, yang sebelumnya mengancam akan melakukan serangan artileri terhadap unit pengeras suara Seoul itu.

Peringatan Balasan

Sementara itu Menteri Pertahanan Korsel, Shin Won-shik, telah memperingatkan bahwa Korut mungkin akan menembak atau menembaki lokasi-lokasi di mana kelompok-kelompok pembelot Korut yang berbasis di Korsel meluncurkan balon-balon yang membawa selebaran propaganda anti-Pyongyang di seberang perbatasan sebagai balasan.

Dalam sebuah sesi wawancara dengan harian Jepang,Yomiuri Shimbun, yang diterbitkan pada Rabu, Shin mengatakan bahwa Kim Yo-jong, saudara perempuan pemimpin Korut, Kim Jong-un, mengisyaratkan adanya perubahan dalam respons rezim terhadap kampanye selebaran propaganda tersebut.

"Korut juga mungkin akan melakukan provokasi seperti menanam ranjau darat, mengirimkan selebaran propaganda anti-Korsel dengan pesawat tak berawak, melakukan serangan pengacau sinyal GPS dan serangan siber," ungkap Menhan Shin. AFP/KBS/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.00...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.