Ayo Bantu Jaga Kebersihan, Jakbar Terjunkan 300 Personel untuk Bersihkan Sampah Malam Tahun Baru
📅 Sabtu, 28 Des 2024, 01:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/Rivan Awal Lingga
Jakarta - Pemerintah Kota Jakarta Barat (Pemkot Jakbar) menerjunkan sedikitnya 300 personel untuk membersihkan sampah pada malam tahun baru di beberapa titik strategis kota itu.
"Kita siapkan 300 personel untuk membersihkan sampah, pada malam tahun baru," ungkap Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakbar Achmad Hariadi saat dihubungi di Jakarta, Jumat.
Selain itu, kata Hariadi, sejumlah armada atau kendaraan pembersih sampah juga akan dioperasikan.
"Armada juga akan kita turunkan. Ada delapan truk sampah, empat unit truk 'road sweeper' dan tiga truk 'compactor'," kata Hariadi.
Kemudian, empat unit bus toilet dan empat unit toilet portabel juga akan diturunkan di titik-titik keramaian warga.
Sebaiknya Anda baca juga:
Lebih lanjut, Hariadi menyebut bahwa pembersihan akan difokuskan di tiga titik.
"Di Jakbar itu ada dua titik. Satu titik di Kota Tua dan satu lagi di Kantor Wali Kota sampai ke CNI. Kemudian titik ketiga, personel kita diperbantukan di Bundaran HI sampai ke Karet," kata Hariadi.
Selanjutnya, Hariadi mengimbau warga agar tidak membuang sampah sembarangan pada malam tahun baru.
"Ya, sampahku adalah tanggung jawabku, sederhana saja sebenarnya. Bawalah tempat minum tumbler, tidak beli air mineral botol plastik sekali pakai," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain itu, kata Hariadi, jika acara di titik-titik keramaian sudah selesai, maka warga diminta secara mandiri balik ke rumah masing-masing.
"Jadi, personel kita tidak terhalang kerjanya, bersih-bersih sampah saat malam tahun baru," imbuh Hariadi.
Sebelumnya, sebanyak 12,8 ton sampah dihasilkan pada perayaan malam tahun baru 2023 di Jakarta Barat. Jumlah tersebut lebih rendah 67,6 persen bila dibandingkan perayaan malam tahun baru 2022, sebanyak 39,5 ton.
"Untuk tahun baru besok ini, (produksi sampah) tergantung kesadaran masing-masing. Itu tadi, sampahku tanggung jawabku. Kalau ada sampah, pegang sampah itu sampai ketemu tempat sampah, baru dibuang," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!