Pelatih Arema Keluhkan Kepemimpinan Wasit saat Timnya Kalah dari Bhayangkara
📅 Rabu, 11 Mar 2026, 06:44 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA
BANDARLAMPUNG – Pelatih Arema Malang, Marcos Santos, menilai timnya kalah 1-2 dari tuan rumah Bhayangkara Presisi Lampung FC karena kepemimpinan wasit yang keputusannya banyak merugikan pihaknya.
"Pertandingan melawan Bhayangkara berlangsung sulit, bukan hanya karena kualitas lawan, tetapi juga kepemimpinan wasit yang memengaruhi jalannya laga," kata dia setelah pertandingan di Bandarlampung, Selasa (10/3).
Dia menilai Bhayangkara tim yang memiliki kualitas baik dengan para pemain yang juga mumpuni. Namun, keputusan wasit sejak awal hingga akhir pertandingan, membuat timnya berada dalam posisi yang tidak mudah.
“Saya pernah melatih di liga Italia dan Libertadores, tetapi saya tidak pernah melihat kepemimpinan wasit seperti ini. Tapi saya tetap menghormati keputusan wasit," kata dia.
Menurut dia, keputusan kartu merah memang merupakan hak wasit. Namun, perbedaan keputusan diberikan kepada tim tuan rumah, di mana Bhayangkara tidak mendapatkan kartu sama sekali.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kami bukan tidak menghormati wasit, tetapi dalam situasi seperti ini tentu menjadi sulit. Tentunya saya prihatin dengan sepakbola Indonesia yang sudah maju, tetapi kalau menggunakan wasit dari luar harus lebih tegas lagi,” katanya.
Marcos Santos memberikan apresiasi kepada para pemain Arema yang telah berjuang hingga peluit akhir pertandingan.
Bhayangkara balik mengalahkan Arema 2-1 setelah tertinggal 0-1 gara-gara gol Joel Vicinius.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!