Apoteker Harus Tingkatkan Keilmuan
📅 Kamis, 18 Jan 2024, 20:11 WIB | Oleh: Muhamad Ma'rup
Doc: istimewa
JAKARTA - Dekan Fakultas Farmasi Universitas 17 Agustus 1945 (UTA'45), Stefanus Lukas, mengatakan, para apoteker harus selalu melakukan Updating keilmuannya dan berusaha meningkatkan Technical Skill maupun Managerial Skill. Hal tersebut disampaikan khususnya kepada 322 mahasiswa Program Studi Profesi Apoteker, UTA'45 yang dinyatakan lulus dan diambil sumpah sebagai apoteker.
"Para apoteker selalu melakukan Updating keilmuannya dan berusaha meningkatkan Technical Skill maupun Managerial Skill," ujar Stefanus, di Jakarta, Senin (18/1).
Dia memastikan, para lulusan telah mengikuti Uji Kompetensi Apoteker Indonesia untuk menguji penguasaan pengetahuan, keterampilan, dan perilaku calon lulusan pendidikan profesi apoteker. Selain untuk memperoleh Sertifikat Kompetensi Apoteker Indonesia, uji kompetensi penting untuk mengabdi di tengah masyarakat.
"Semoga ilmu pengetahuan dan pengalaman yang didapatkan dapat menjadi dasar untuk dikembangkan dalam mengabdi sebagai apoteker di tengah masyarakat," jelasnya.
Ketua Dewan Pembina Yayasan Perguruan Tinggi 17 Agustus 1945 Jakarta, Rudyono Darsono, menyebut, peran apoteker penting dalam peningkatan kecerdasan intelektual atau IQ masyarakat. Menututnya, salah satu penyebab IQ rendah terkait dengan asupan gizi yang didapatkan oleh masyarakat.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kenapa IQ bangsa Indonesia bisa begitu rendah? Apa masalahnya? Gizi. Kita tidak pernah memperhatikan gizi itu. Apoteker punya peran di situ," katanya.
Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Farmasi Indonesia (APTFI), Yandi Syukri, mengatakan, apoteker menghadapi berbagai tantangan farmasi secara global. Saat ini arah perkembangan farmasi di Indonesia berbasis sistem digital.
Dia mencontohkan, pelayanan kesehatan saat ini sudah mulai beralih menggunakan telemedicine. Hal tersebut lebih efisien serta mengikuti perkembangan dan situasi terkini.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Fungsi APTFI meningkatkan kualitas dan menjaga pendidikan, dan pembukaan apoteker di institusi pendidikan dapat berkontribusi dalam dunia kesehatan di indonesia," terangnya. ruf
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!