Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PPKD Jaktim Fasilitasi Ribuan Peserta Seleksi Kerja ke Jepang

📅 Kamis, 04 Jun 2026, 16:15 WIB | Oleh:
PPKD Jaktim Fasilitasi Ribuan Peserta Seleksi Kerja ke Jepang Doc: ANTARA/Siti Nurhaliza
Ket. Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Timur memfasilitasi ribuan peserta mengikuti seleksi program penempatan tenaga kerja ke Jepang di Jakarta Timur, Kamis (4/6).

JAKARTA -- Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Timur (Jaktim) membuka peluang bagi yang ingin bekerja di luar negeri dengan memfasilitasi ribuan peserta mengikuti seleksi program penempatan tenaga kerja ke Jepang.

"Kami kembali membuka peluang bagi masyarakat yang ingin berkarir di luar negeri melalui program penempatan tenaga kerja ke Jepang. Program ini merupakan hasil kolaborasi antara PPKD Jakarta Timur, Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI), dan PT Transjakarta," kata Kepala PPKD Jakarta Timur Teguh Hendarwan di Jakarta, Kamis.

Program tersebut bertujuan mempersiapkan tenaga kerja Indonesia yang kompeten dan siap bersaing di pasar kerja internasional.

Teguh menyebutkan para calon pekerja yang akan diberangkatkan ke Jepang harus melalui serangkaian proses seleksi yang ketat.

Seleksi tersebut meliputi tes tertulis, psikotes, serta wawancara guna memastikan peserta memiliki kemampuan dan kesiapan yang sesuai dengan kebutuhan industri di Jepang.

Pada pelaksanaan seleksi yang berlangsung di PPKD Jakarta Timur, sekitar 120 peserta mengikuti tahapan seleksi. Kegiatan ini merupakan bagian dari proses rekrutmen yang telah dimulai sejak pekan lalu dan dilaksanakan secara bertahap.

"Kita sudah mulai rekrutmen sejak pekan lalu, dan ini hari keempat, sudah ada 720 peserta yang mengikuti seleksi," ujar Teguh.

Menurut dia, antusiasme masyarakat terhadap program kerja ke Jepang sangat tinggi. PPKD Jakarta Timur pun menargetkan sebanyak 1.500 peserta mengikuti proses seleksi tersebut.

"Jumlah tersebut merupakan bagian dari target nasional pengiriman tenaga kerja ke Jepang yang mencapai 3.000 orang, sesuai kebutuhan dan permintaan dari pihak Jepang," ucap Teguh.

Meski demikian, jumlah tenaga kerja yang diberangkatkan melalui PPKD Jakarta Timur masih relatif terbatas. Dalam tiga tahun terakhir, sebanyak 35 orang telah ditempatkan bekerja di Jepang.

Pada 2026, PPKD Jakarta Timur menargetkan pemberangkatan sebanyak 40 orang untuk mengisi kebutuhan tenaga kerja dalam bidang konstruksi (scaffolding) dan otomotif atau pramudi.

Para peserta yang lolos akan menjalani kontrak kerja selama dua hingga tiga tahun di Jepang. Sebelum diberangkatkan, mereka juga mendapatkan berbagai pelatihan untuk meningkatkan kompetensi dan kesiapan kerja.

"Sebelum berangkat ke Jepang, mereka diberikan pelatihan bahasa selama 45 hari hingga tiga bulan. Mereka harus mencapai standar kemampuan bahasa Jepang level N4, kemudian diberikan pelatihan keterampilan sesuai bidang pekerjaan yang akan dijalani," jelas Teguh.

Program tersebut tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan tenaga kerja di Jepang, tetapi juga menjadi salah satu upaya membuka kesempatan kerja yang lebih luas bagi masyarakat Indonesia, khususnya warga Jakarta Timur.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Advertisement
Busyett…Angka Insentif Pajak Mencapai Rp576 Triliun, Tidak Mubazir?

Busyett…Angka Insentif Pajak Mencapai Rp576 Triliun, Tidak Mubazir?

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.