Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Andre Rosiade Sebut Sumbar Ajukan Tambahan 500 Unit Hunian Sementara ke Danantara

📅 Kamis, 22 Jan 2026, 15:38 WIB | Oleh:
Andre Rosiade Sebut Sumbar Ajukan Tambahan 500 Unit Hunian Sementara ke Danantara Doc: Antara Foto
Ket. Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade (dua dari kanan) bersama Managing Director Stakeholders Management Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Rohan Hafas (paling kanan) meninjau huntara di Kabupaten Padang Pariaman, Kamis (22/1).

Sejumlah kabupaten dan kota di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mengusulkan tambahan pembangunan hunian sementara (huntara) sekitar 500 unit kepada Daya Anagata Nusantara (Danantara).

"Ada aspirasi tambahan 500 unit rumah kepada Danantara," kata Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade di Kabupaten Padang Pariaman, Kamis.

Dia mengatakan hal tersebut saat rombongan Komisi VI bersama Danantara, Pertamina, Mining Industry Indonesia Mind.ID serta beberapa lembaga BUMN lainnya meninjau progres pembangunan huntara di Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman.

Ia merinci Kabupaten Agam mengusulkan tambahan 182 unit, Kabupaten Padang Pariaman (100), Kabupaten Limapuluh Kota (150) dan sisanya Kabupaten Tanah Datar.

"Kemungkinan kita masih butuh sekitar 500 unit rumah lagi," kata dia.

Ia optimistis usulan tambahan huntara tersebut bisa dikerjakan Danantara dengan melibatkan peran berbagai BUMN, seperti Pertamina dan lainnya yang berada di bawah naungan Danantara.

"Saya yakin Danantara bisa melakukannya, tinggal Pertamina dan yang lainnya patungan," ujar dia.

Managing Director Stakeholders Management Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Rohan Hafas mengatakan sejak awal lembaga itu siap membangun 15 ribu huntara di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

"Angka itu cukup realistis karena waktu itu data sementara BNPB terdapat 33 ribu rumah yang rusak," kata dia.

Terkait dengan permintaan tambahan 100 huntara di Kabupaten Padang Pariaman, ia memastikan Danantara akan secepatnya merealisasikan pembangunan itu.

Sebab, katanya, pendirian huntara bagian dari tugas negara untuk memastikan tempat tinggal yang layak bagi korban banjir.

Ia menargetkan pembangunan tambahan 100 huntara tersebut bisa diselesaikan dalam waktu dua minggu, sehingga semua penyintas banjir sudah bisa menempati huntara sebelum Bulan Puasa.

"Untuk membangun 40 unit kita hanya membutuhkan waktu delapan hari, jadi kalau mungkin ditambah 100 lagi, kita bisa selesaikan dua minggu."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.