Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Alga sebagai Alternatif Daging dan Sumber Protein Ramah Lingkungan

📅 Rabu, 03 Jan 2024, 06:10 WIB | Oleh:
Alga sebagai Alternatif Daging dan Sumber Protein Ramah Lingkungan Doc: afp/ NICOLAS ASFOURI

Sebuah studi terbaru menunjukkan bahwa konsumsi dua spesies alga yang paling banyak tersedia secara komersial serta kaya akan protein ternyata bisa mendukungremodelingotot pada orang dewasa muda yang sehat. Temuan ini menunjukkan bahwa alga mungkin merupakan alternatif yang menarik dan berkelanjutan dibandingkan protein hewani.

Dengan semakin banyaknya orang yang mencari alternatif selain mengkonsumsi hewani, penelitian baru menemukan sumber protein yang mengejutkan dan ramah lingkungan yakni alga.

Penelitian di Universitas Exeter yang telah diterbitkan dalamThe Journal of Nutritiondan yang merupakan penelitian pertama kalinya menunjukkan bahwa konsumsi dua spesies alga (ganggang) yang paling banyak tersedia secara komersial kaya akan protein ternyata bisa mendukung pembentukan kembali (remodeling) otot pada orang dewasa muda yang sehat.

Temuan ini menunjukkan bahwa alga mungkin merupakan alternatif yang menarik dan berkelanjutan dibandingkan protein hewani dalam hal mempertahankan dan membangun otot.

"Penelitian kami menunjukkan bahwa alga dapat menjadi bagian dari masa depan pangan yang aman dan berkelanjutan. Dengan semakin banyaknya orang yang mencoba mengurangi konsumsi daging karena alasan etika dan lingkungan, maka terdapat peningkatan minat terhadap makanan berprotein yang tidak berasal dari hewan dan diproduksi secara berkelanjutan," kata peneliti Ino Van Der Heijden dari Universitas Exeter.

"Kami percaya bahwa penting dan perlu untuk mulai mencari alternatif ini dan kami telah mengidentifikasi alga sebagai sumber protein baru yang menjanjikan," imbuh dia seperti dikutip dari lamansciencedailyedisi 18 Desember lalu.

Studi Perbandingan

Makanan kaya protein dan asam amino esensial memiliki kapasitas untuk merangsang sintesis protein otot, yang dapat diukur di laboratorium dengan menentukan penggabungan asam amino berlabel ke dalam protein jaringan otot dan diterjemahkan ke dalam laju seiring waktu. Sementara sumber protein yang berasal dari hewan dengan kuat merangsang sintesis protein otot saat istirahat dan pascalatihan.

Namun, karena produksi protein hewani dikaitkan dengan meningkatnya masalah etika dan lingkungan, kini ditemukan bahwa alternatif ramah lingkungan yang menarik dibandingkan protein hewani adalah alga.

Dibudidayakan dalam kondisi terkendali,spirulinadanchlorellaadalah dua alga yang paling banyak tersedia secara komersial yang mengandung mikronutrien dosis tinggi dan kaya akan protein. Namun, kapasitasspirulinadanchlorellauntuk merangsang sintesis protein myofibrillar pada manusia sejauh ini masih belum diketahui.

Untuk menjembatani kesenjangan pengetahuan, para peneliti Universitas Exeter menilai dampak konsumsispirulinadanchlorella, dibandingkan dengan sumber protein makanan berkualitas tinggi yang tidak berasal dari hewan (mikoprotein yang berasal dari jamur) terhadap konsentrasi asam amino darah, serta tingkat sintesis protein myofibrillar saat istirahat dan pascalatihan.

Tiga puluh enam orang dewasa muda yang sehat berpartisipasi dalam uji coba secara acak di mana baik partisipan maupun peneliti tidak mengetahui siapa yang menerima perlakuan tertentu (double-blind).

Setelah melakukan latihan ketahanan satu kaki, peserta meminum minuman yang mengandung 25 gram protein dari mikoprotein yang berasal dari jamur,spirulina, atauchlorella.

Sampel darah dan otot rangka dikumpulkan pada awal dan selama empat jam pascamakan dan pascalatihan. Konsentrasi asam amino darah dan laju sintesis protein myofibrillar pada jaringan istirahat dan olahraga pun dinilai.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.