Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

ADB Dorong Pemanfaatan AI untuk Dukung Pertumbuhan Inklusif

📅 Senin, 06 Mei 2024, 00:02 WIB | Oleh:
ADB Dorong Pemanfaatan AI untuk Dukung Pertumbuhan Inklusif Doc: PEDRO PARDO/AFP
Ket. Presiden ADB, Masatsugu Asakawa

TBILISI - Bank Pembangunan Asia atau Asian Development Bank (ADB) mendorong negara-negara berkembang anggotanya untuk memanfaatkan kecerdasan artifisial atau artificial intelligence (AI) guna mendukung pertumbuhan inklusif.

"Saya beralih ke prioritas lain untuk masa depan, yakni perlunya memanfaatkan teknologi digital dan memastikan penggunaannya secara hati-hati dan adil," kata Presiden ADB, Masatsugu Asakawa, dalam acara pembukaan Pertemuan Tahunan Ke-57 ADB di Concert Hall, Tbilisi, Georgia, Sabtu (5/5).

Seperti dikutip dari Antara, Masatsugu menuturkan kecerdasan artifisial menawarkan potensi luar biasa untuk mendorong pertumbuhan dan membantu mengatasi tantangan pembangunan di bidang kesehatan, pertanian, dan perubahan iklim.

Menurut dia, negara-negara berkembang akan ketinggalan jika tidak mampu mengadopsi teknologi kecerdasan artifisial. Namun, terdapat risiko dari penggunaan AI yang harus diantisipasi, seperti bias dan kurangnya transparansi. Oleh karena itu, pemanfaatan kecerdasan artifisial harus dapat dijamin untuk digunakan secara hati-hati dan adil.

ADB berupaya untuk memperkuat kapasitas negara-negara berkembang anggotanya untuk menerapkan solusi kecerdasan artifisial yang bertanggung jawab dan mengikuti kerangka etika dan mendorong pertumbuhan inklusif.

"Kami percaya bahwa menjembatani kesenjangan digital dan membuka peluang dari kecerdasan artifisial adalah kunci menuju masa depan yang lebih sejahtera," ujarnya.

Jembatan Masa Depan

Pertemuan Tahunan Ke-57 ADB mengangkat tema Jembatan Menuju Masa Depan (Bridge to the Future), mengakui lokasi Georgia sebagai persimpangan antara Timur dan Barat. Hal itu mencerminkan hubungan antara Asia dan Eropa, yang menyoroti hubungan fisik, keuangan, dan ekonomi saat ini dan di masa depan.

Melalui pertemuan itu, ADB mengajak negara-negara anggota di kawasan Asia dan Pasifik dan para pemangku kepentingan untuk meningkatkan upaya mengatasi krisis iklim, menuntaskan kemiskinan dan mendukung pembangunan sosio-ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Pertemuan tersebut juga mendorong pembangunan inklusif dan hijau di kawasan Asia dan Pasifik.

Sementara itu, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyebut Indonesia memiliki sumber daya manusia (SDM) yang hebat untuk mengembangkan kecerdasan buatan. Dewan Pengarah BRIN, Prof Marsudi Wahyu Kisworo, optimistis dengan kemampuan SDM di dalam negeri untuk kembangkan AI.

"Yang jadi masalah infrastruktur pendukungnya ini yang kurang menurut saya. Misalnya, pemerintah memberikan insentif, infrastruktur teknologi digital internet dan sebagainya. Kalau orangnya sih mampu," katanya.

Bahkan, SDM hebat asal Indonesia banyak yang bekerja di luar negeri. "Misalnya, kemarin salah satu penemu vaksin Covid-19 kan orang Indonesia, tapi kerja di luar negeri. Indonesia tidak memberikan lingkungan yang menarik bagi orang-orang seperti itu," katanya.

Menurut dia, untuk pengembangan teknologi tidak membutuhkan kawasan yang besar, namun yang lebih penting adalah infrastruktur. "Seperti listrik, jaringan internet, pembiayaan, dan pengurusan HKI (hak kekayaan intelektual). Mereka nantinya menghasilkan karya yang harus didukung HKI-nya," katanya.

Terkait dengan tempat untuk pengembangan teknologi, katanya, saat ini BRIN sedang berupaya memberikan wadah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pengukuhan dan Pengambilan Sumpah Komcad ASN

39 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...

Upaya Pembersihan Sampah di Kawasan Laut Jakarta

39 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

39 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...
Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
Ekonomi
Pemerintah Siapkan Perubaha...
Nasional
Diskusi, Demokrasi Pancasil...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.