Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

278 Hektare Padi Alami Puso Akibat Tergenang Banjir, Pemkab Demak Pastikan Beri Bantuan ke Petani

📅 Minggu, 19 Apr 2026, 18:23 WIB | Oleh:
278 Hektare Padi Alami Puso Akibat Tergenang Banjir, Pemkab Demak Pastikan Beri Bantuan ke Petani Doc: ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif
Ket. Areal sawah di Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, saat tergenang banjir. Tanaman padi yang puso mendapatkan bantuan benih padi.

DEMAK, JAWA TENGAH - Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak, Jawa Tengah memastikan untuk memberikan bantuan terhadap tanaman padi milik petani yang mengalami puso akibat tergenang banjir yang luasnya mencapai 278 hektare yang tersebar di lima desa di Kecamatan Guntur.

"Kelima desa tersebut, yakni Desa Trimulyo, Tlogorejo, Sidoharjo, Bumiharjo, dan Turitempel," kata Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak Agus Herawan di Demak, Minggu (19/4).

Sementara luas lahan yang puso, kata dia, di Desa Trimulyo seluas 35 hektare, Desa Tlogorejo seluas 25 hektare, Desa Turitempel seluas 80 hektare, Desa Bumiharjo seluas 12 hektare, dan Sidoharjo seluas 126 hektare.

Penyebab banjir hingga mengakibatkan tanaman padi petani tergenang di kelima desa tersebut, karena jebolnya tanggul Sungai Tuntang di Desa Trimulyo dan Desa Sidoharjo.

Ia mengungkapkan lahan puso tersebut merupakan hasil pengamatan sejak 3-7 April 2026.

Sementara total lahan tanaman padi yang terdampak banjir di Kabupaten Demak, kata dia, seluas 662 hektare yang tersebar di 11 desa yang tersebar di dua kecamatan.

Kedua kecamatan tersebut, yakni Kecamatan Guntur ada lima desa dengan total luas terdampak 451 hektare, 278 hektare di antaranya mengalami puso. Sedangkan di Kecamatan Karangtengah ada enam desa dengan luas tanaman padi tergenang 211 hektare.

Usia tanaman padi yang terdampak juga bervariasi, antara dua hari hingga 65 hari. Sedangkan yang puso usianya antara tujuh hari hingga 20 hari. Sedangkan varietas tanaman padi yang ditanam petani inpari 32, 50, dan Ciherang.

Penyebab genangan banjir karena curah hujan tinggi di kawasan hulu, sehingga mengakibatkan lonjakan debit air Sungai Tuntang hingga mengakibatkan tanggul di enam lokasi di dua desa mengalami jebol.

Tanaman padi yang puso sudah dilaporkan ke pemerintah pusat. Sedangkan saat ini mendapatkan droping bantuan benih padi sebanyak 11 ton dari BSIP (Badan Standardisasi Instrumen Pertanian) Jateng untuk didistribusikan kepada petani untuk meringankan beban petani. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.00...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.