Pemda DIY Perluas Digitalisasi Belanja, Sultan Tekankan Transparansi Anggaran
Kamis, 05 Nov 2026, 18:00 WIB | Oleh: Eko SPada semester pertama 2026, persentasenya kembali naik menjadi 99,85 persen. Meski demikian, pembayaran secara tunai masih ditemukan, terutama pada penerimaan retribusi daerah.
Pemda DIY bersama TP2DD akan terus memperluas kanal pembayaran elektronik untuk meningkatkan efisiensi penerimaan dan belanja daerah. Evaluasi pelaksanaan program juga menjadi dasar penyusunan langkah percepatan digitalisasi pada 2027.
Sri Sultan turut menekankan pentingnya elektronifikasi penerimaan daerah serta ketertiban pembayaran pemerintah untuk mendukung arus kas pelaku usaha lokal. Sinergi dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) juga diperlukan guna menjaga ketahanan ekonomi daerah.
“Mari kita bangun DIY yang modern dalam sistem, berintegritas dalam pengelolaan, tuntas dalam pelaksanaan, dan berpihak pada kemanfaatan masyarakat. Sebab, pemerintahan yang maju adalah pemerintahan yang mampu mengubah kecanggihan teknologi menjadi keluhuran tata kelola, dan keluhuran tata kelola menjadi kesejahteraan rakyat,” tutur Sri Sultan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!