Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bandung Antisipasi Bencana Hidrometeorologi, 6 Kolam Retensi Disiapkan Tangani Banjir

6 Kamis, 05 Nov 2026, 19:49 WIB | Oleh:
Bandung Antisipasi Bencana Hidrometeorologi, 6 Kolam Retensi Disiapkan Tangani Banjir Bandung Antisipasi Bencana Hidrometeorologi, 6 Kolam Retensi Disiapkan Tangani Banjir Doc: ANTARA/Rubby Jovan
Ket. Kolam Retensi Gedebage sebagai salah satu solusi pengendali banjir di Kecamatan Gedebage, Kota Bandung, Jawa Barat.

BANDUNG, JAWA BARAT - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung, Jawa Barat, menyiapkan pembangunan enam kolam retensi dan pengadaan alat berat untuk memperkuat penanganan banjir, terutama di wilayah Bandung Timur yang masuk kawasan rawan bencana hidrometeorologi.

Bupati Bandung Dadang Supriatna di Bandung, Kamis, mengatakan program tersebut menjadi bagian dari rencana aksi lintas sektor yang melibatkan pemerintah daerah, TNI-Polri, BBWS Citarum, serta sejumlah instansi terkait untuk menangani persoalan banjir secara terpadu.

"Ini (persiapan alat berat dan kolam retensi) salah satu bentuk keseriusan dan kami sudah melakukan dan sudah mulai, tinggal sekarang lebih kepada penajaman kepada timeline," kata Dadang dalam rapat koordinasi lintas sektor penanganan banjir di Kabupaten Bandung, Kamis (5/11).

Berdasarkan data BPBD Kabupaten Bandung, banjir pada Desember 2025 berdampak terhadap 34.497 jiwa di Kecamatan Dayeuhkolot, Baleendah, dan Bojongsoang. Sebanyak 457 jiwa diantaranya harus dievakuasi akibat genangan yang mencapai 150 centimeter.

Sementara itu pada April 2026 banjir kembali merendam 693 rumah warga di sejumlah wilayah Kabupaten Bandung dengan ketinggian air berkisar 10 hingga 130 centimeter. BPBD juga memetakan sedikitnya 11 kecamatan yang sangat rawan terdampak banjir saat musim penghujan.

Dadang mengatakan penanganan banjir membutuhkan kerja sama antardaerah karena aliran air yang masuk ke Kabupaten Bandung berasal dari Kota Bandung, Kota Cimahi, dan Kabupaten Sumedang, sehingga pembagian kewenangan dan pembiayaan perlu disepakati bersama.

20261105194855_613386.jpeg

Bupati Bandung Dadang Supriatna saat menghadiri rapat koordinasi penanggulangan bencana banjir di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada Kamis (5/11). Antara/HO-Pemkab Bandung.

"Enggak bisa dipikul beban sendiri, enggak bisa oleh provinsi sendiri, ini harus bersama-sama Bandung Raya kerja sama," ujarnya.

Selain pembangunan enam kolam retensi dengan prioritas Bojongsoang dan Rancaekek, Pemkab Bandung merencanakan pengadaan satu  ekskavator pada 2026 dan penambahan sedikitnya dua ekskavator pada Januari 2027 untuk mendukung pemeliharaan sungai.

Instansi terkait, lanjutnya, juga menyiapkan revitalisasi sungai, pengelolaan sampah, serta kesiapsiagaan personel dan evakuasi warga.

Dadang meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menyusun rencana aksi dan lini masa penganggaran dengan melibatkan Kejaksaan Negeri sebagai pendamping hukum, agar pelaksanaan program sesuai regulasi dan tidak menimbulkan persoalan administrasi.

"Jangan sampai kita salah menganggarkan ini, mohon digandeng. Prinsipnya kita tidak saling menyalahkan, ini kewenangan BBWS, ini kewenangan PSDA, ini kewenangan kabupaten, kita duduk bersama," kata Bupati Dadang Supriatna.

Melalui kesepakatan lintas daerah tersebut, Pemkab Bandung berharap penanganan banjir dapat dilakukan secara berkelanjutan, mulai dari pemeliharaan sungai, pengendalian limpasan air, hingga pengelolaan sampah di kawasan hulu dan hilir untuk mengurangi risiko banjir di wilayah Bandung Raya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
Megapolitan
Sudin SDA Jakarta Pusat Nor...
Rona
Mark Lee Rilis Single Terba...
Advertisement
Kabar Baik! Pemerintah Buka CPNS November 2026, 139 Ribu Formasi Guru Menanti

Kabar Baik! Pemerintah Buka CPNS November 2026, 139 Ribu Formasi Guru Menanti

06 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.