Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lahan Pemakaman Jakarta Terbatas, DPRD Dorong Kajian Pemakaman Vertikal

5 Kamis, 05 Nov 2026, 19:00 WIB | Oleh:
Lahan Pemakaman Jakarta Terbatas, DPRD Dorong Kajian Pemakaman Vertikal Lahan Pemakaman Jakarta Terbatas, DPRD Dorong Kajian Pemakaman Vertikal Doc: DPRD DKI Jakarta
Ket. Keterbatasan lahan pemakaman di Jakarta mendorong DPRD DKI meminta pemerintah daerah menyiapkan solusi jangka panjang. Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi mendesak Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) menghadirkan terobosan agar pelayanan pemakaman bagi masyarakat tetap terjamin.

JAKARTA - Keterbatasan lahan pemakaman di Jakarta mendorong DPRD DKI meminta pemerintah daerah menyiapkan solusi jangka panjang. Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi mendesak Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) menghadirkan terobosan agar pelayanan pemakaman bagi masyarakat tetap terjamin.

Desakan tersebut disampaikan Suhaimi dalam rapat pembahasan Rancangan APBD (RAPBD) 2027 bersama Dinas Tamhut di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (3/11). Ia menilai pemerintah tidak bisa terus mengandalkan penambahan lahan pemakaman di tengah tingginya harga tanah dan meningkatnya kebutuhan masyarakat.

Menurut Suhaimi, diperlukan pendekatan baru yang realistis, terukur, dan berorientasi pada keberlanjutan pelayanan publik. Pemerintah daerah perlu mempertimbangkan berbagai alternatif agar keterbatasan ruang tidak menghambat masyarakat dalam memperoleh layanan pemakaman.

“Tanah semakin mahal. Pemerintah harus menyiapkan alternatif yang realistis,” ujar Suhaimi.

Salah satu langkah yang didorong adalah penambahan armada mobil jenazah secara signifikan untuk memperluas jangkauan pelayanan. Fasilitas tersebut dinilai penting, terutama bagi keluarga yang memilih memakamkan kerabatnya di luar wilayah Jakarta.

“Pemerintah perlu memastikan dukungan pelayanannya tersedia,” kata Suhaimi.

Ia menegaskan, penambahan armada mobil jenazah tidak boleh hanya dilakukan untuk memenuhi target pengadaan. Perencanaan harus disusun secara serius dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat agar fasilitas yang disediakan benar-benar dapat menunjang pelayanan.

“Bukan sekadar simbolis,” tegas Suhaimi.

Selain penguatan layanan mobil jenazah, Suhaimi mendorong kajian komprehensif mengenai pembangunan gedung pemakaman atau pemakaman vertikal sebagai alternatif untuk mengatasi keterbatasan lahan. Konsep tersebut perlu ditelaah secara menyeluruh sebelum dipertimbangkan sebagai kebijakan pemerintah daerah.

Menurutnya, kajian pemakaman vertikal tidak cukup hanya memperhitungkan efisiensi penggunaan ruang dan kelayakan konstruksi. Aspek keagamaan, penerimaan sosial, keamanan, serta standar teknis juga harus menjadi dasar dalam perencanaan.

Karena itu, ia meminta Dinas Tamhut melibatkan Majelis Ulama Indonesia (MUI), akademisi, dan tenaga ahli yang kompeten untuk menyusun kajian tersebut. Pelibatan berbagai pihak diperlukan agar konsep yang dirancang dapat mempertimbangkan aspek teknis sekaligus kebutuhan dan penerimaan masyarakat.

“Pemakaman vertikal harus dikaji dari aspek agama, desain, konstruksi, dan keamanan. Jangan sampai solusi yang ditawarkan justru memunculkan persoalan baru,” pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
WHO Sebut Enam Langkah Ikli...

BPBD: Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas

31 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
BPBD: Gunung Semeru Luncurk...

WHO Setujui Uji Klinis Dua Vaksin Ebola Bundibugyo

54 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
WHO Setujui Uji Klinis Dua ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Dishub: Pemerintah Siapkan Tiga Pelabuhan Alternatif untuk Antisipasi Kepadatan Nataru 2026-2027

Dishub: Pemerintah Siapkan Tiga Pelabuhan Alternatif untuk Antisipasi Kepadatan Nataru 2026-2027

05 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.