Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Survei Populix: Konsumen Gen MZ Kelas Menengah Atas Siapkan Rp493 Juta untuk Beli Mobil

3 Selasa, 03 Nov 2026, 19:22 WIB | Oleh:

Desain modern dan menarik banyak mendapat perhatian dari pengguna Wuling, Hyundai, dan BYD. Adapun efisiensi energi menjadi salah satu aspek yang diapresiation pengguna Suzuki dan Daihatsu.

Pengalaman konsumen juga dipengaruhi layanan setelah pembelian atau purnajual. Populix menemukan tiga aspek yang paling diharapkan konsumen, yakni kualitas pengerjaan servis, ketersediaan suku cadang, dan profesionalisme staf bengkel dalam menjelaskan masalah kendaraan.

Dalam pemenuhan harapan terhadap layanan purnajual tersebut, Toyota, Honda, dan Hyundai disebut sebagai merek yang dinilai mampu memberikan pengalaman positif bagi penggunanya.

Asosiasi Merek Dipengaruhi Teknologi hingga Nilai Jual Kembali

Selain mengukur kepuasan, Populix memetakan persepsi konsumen terhadap sejumlah merek otomotif melalui tiga kelompok penilaian, yaitu produk, teknologi dan desain, serta nilai kepemilikan dan kepercayaan. Hasilnya menunjukkan setiap merek memiliki asosiasi tersendiri di mata konsumen.

BYD dikenal melalui inovasi dan teknologi mutakhir serta desain premium. Daihatsu diasosiasikan dengan layanan purnajual, jaringan dealer yang luas, serta garansi mesin dan perawatan gratis.

Honda dan Toyota sama-sama dikenal memiliki nilai jual kembali yang tinggi serta performa mesin yang kuat, termasuk dalam hal akselerasi, pengereman, pengendalian, dan tenaga mesin.

Sementara itu, Hyundai dipersepsikan sebagai merek dengan paket produk yang relatif lengkap, mencakup keamanan, kenyamanan, fitur, dan kemudahan penggunaan. Merek ini juga dikaitkan dengan desain premium serta inovasi teknologi dan konektivitas.

Mitsubishi mendapat asosiasi positif dalam hal kualitas kendaraan yang kuat dan solid serta kenyamanan berkendara, termasuk suspensi, kestabilan, dan tingkat kebisingan kabin.

Suzuki dikenal melalui layanan purnajual, jaringan dealer, serta kesesuaian harga dengan kualitas produk. Adapun Wuling dipandang sebagai salah satu pionir dalam segmen kendaraan listrik di Indonesia.

Susan mengatakan pemetaan tersebut menggambarkan persepsi konsumen terhadap kekuatan masing-masing merek, meskipun tidak seluruh asosiasi merupakan ukuran kinerja teknis yang dapat dibuktikan secara langsung.

Menurut dia, hasil tersebut dapat menjadi bahan evaluasi bagi produsen otomotif untuk melihat apakah keunggulan yang selama ini dikomunikasikan sudah sesuai dengan persepsi konsumen.

Dengan semakin beragamnya pilihan kendaraan dan perubahan preferensi generasi milenial serta Gen Z, produsen otomotif perlu memperhatikan bukan hanya spesifikasi dan inovasi produk, tetapi juga pengalaman kepemilikan, layanan purnajual, serta kepercayaan konsumen terhadap merek.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Terkonfirmasi, Jenderal LSP Ditahan di Rutan Mabes Polri  

59 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Terkonfirmasi, Jenderal LSP...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Terkonfirmasi, Jenderal LSP Ditahan di Rutan Mabes Polri   

Terkonfirmasi, Jenderal LSP Ditahan di Rutan Mabes Polri  

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.