Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Usai 170 Hektare Lahan Puso, Petani Garut Kompak Serbu Sawah Begitu Hujan Turun

3 Selasa, 03 Nov 2026, 20:50 WIB | Oleh:
Usai 170 Hektare Lahan Puso, Petani Garut Kompak Serbu Sawah Begitu Hujan Turun Usai 170 Hektare Lahan Puso, Petani Garut Kompak Serbu Sawah Begitu Hujan Turun Doc: ANTARA/Feri Purnama
Ket. Petani menggarap lahan sawahnya untuk persiapan menanam di Desa Mekarwangi, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Minggu (1/11).

GARUT - Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Garut, Jawa Barat mulai melakukan pengolahan tanah secara serentak menyusul turunnya hujan di sejumlah wilayah dalam sepekan terakhir. 

"Saat ini petani sudah mulai melakukan olah tanah serentak," kata Kepala Dispertan Kabupaten Garut, Ardhy Firdian di Garut, Selasa (3/11).

Ia menuturkan musim kemarau telah menyebabkan sejumlah lahan pertanian kekeringan, terutama lahan tadah hujan yang tidak bisa produktif selama kemarau, dan tercatat terjadi puso seluas 170 hektare.

Saat ini, kata dia, hujan sudah mulai turun di sejumlah daerah sehingga lahan yang tadinya kering, kini sudah kembali basah dan petani mulai mengolah tanahnya, meski belum pada proses menanam karena masih melihat ketersediaan air.

"Kalau untuk penanaman masih melihat kondisi ketersediaan air," katanya.

Ia menyampaikan berdasarkan laporan dari Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) wilayah Garut pada November sudah mulai turun hujan meskipun belum merata.

Prakiraan cuaca dari BMKG itu, kata dia, menjadi perhitungan petani agar segera bersiap-siap mengolah tanahnya, sehingga nanti ketika sudah normal turun hujan dan merata maka petani bisa lebih cepat menanamnya.

"Jadi, kita memang sudah mulai menginstruksikan kepada seluruh kelompok tani supaya mereka mulai melakukan olah tanah," katanya.

Ia berharap percepatan olah tanah dan penanaman berdampak pada waktu panen bisa lebih awal sehingga bisa memengaruhi terhadap capaian target produksi padi.

"Insya Allah, kita harapkan tidak ada lagi keterlambatan tanam untuk tahun ini karena itu sangat berpengaruh nanti ketika apa pencapaian target produksi di bulan Januari, Februari, Maret (2027)," katanya.
 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Terkonfirmasi, Jenderal LSP...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Terkonfirmasi, Jenderal LSP Ditahan di Rutan Mabes Polri   

Terkonfirmasi, Jenderal LSP Ditahan di Rutan Mabes Polri  

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.