Ramai Tudingan Warganet Soal Kualitas Ban, Manajemen Transjakarta Langsung Klarifikasi
Senin, 02 Nov 2026, 18:10 WIB | Oleh: Alfred
Doc: ANTARA/HO-PT Transjakarta
JAKARTA - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menegaskan seluruh armada busnya menggunakan ban yang telah sesuai dengan standar keselamatan menyusul ramainya perbincangan warganet di media sosial.
"Menanggapi berbagai perbincangan di media sosial terkait kualitas ban, Transjakarta menegaskan dan mengklarifikasi bahwa seluruh armada menggunakan ban yang sesuai dengan standar keselamatan," kata Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin (2/11).
Dia mengatakan, Transjakarta melakukan perawatan, pemeriksaan tekanan, serta inspeksi komponen kendaraan secara dilakukan sebelum armada diizinkan beroperasi. Ini untuk menjamin kesesuaian dengan standar keamanan dan keselamatan armada bus Transjakarta.
Adapun mengenai bus Transjakarta yang mengalami pecah ban di dekat Halte Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (2/11), Ayu mengakui kondisi tersebut disebabkan material tajam.
"Hasil pemeriksaan teknis tim lapangan mengonfirmasi bahwa pecah ban disebabkan oleh material tajam berupa paku yang tertancap pada permukaan ban saat armada melintas," kata dia.
Dia mengatakan, petugas di lapangan mengevakuasi seluruh penumpang ke bus pengganti agar perjalanan mereka dapat dilanjutkan dengan aman.
"Kami memohon maaf atas gangguan perjalanan yang terjadi, khususnya untuk pelanggan bus yang mengalami insiden," kata Ayu.
Sebelumnya, dalam video yang beredar di media sosial, tampak warganet mengomentasi kualitas ban armada Transjakarta usai insiden pecah ban di dekat Halte Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat. Warganet diantaranya mengomentari soal penggunaan ban vulkanisir di armada tersebut.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!