Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dibuka Besok, SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 Hadirkan Peserta dari 13 Negara, Bidik Pasar Global

3 Selasa, 03 Nov 2026, 20:03 WIB | Oleh:
Dibuka Besok, SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 Hadirkan Peserta dari 13 Negara, Bidik Pasar Global Dibuka Besok, SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 Hadirkan Peserta dari 13 Negara, Bidik Pasar Global Doc: SIAL Network
Ket. Sesi foto dalam konferensi pers SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 di Jakarta pada Rabu (7/10). Pameran yang digelar pada 4–6 November 2026 di JIExpo Kemayoran ini bertujuan mempertemukan pelaku F&B Indonesia dengan pembeli dan mitra bisnis dari mancanegara. Pameran ini menghadirkan peserta dari 13 negara untuk membuka peluang kerja sama dan memperluas pasar industri makanan dan minuman Indonesia.

JAKARTA — Pameran industri makanan dan minuman SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 digelar pada 4–6 November 2026 di Hall B dan C, JIExpo Kemayoran, Jakarta. Menempati area seluas 18.000 meter persegi, pameran bisnis ke bisnis atau business-to-business (B2B) ini mempertemukan produsen makanan dan minuman nasional dengan pembeli, distributor, pemasok, serta pengambil keputusan industri dari berbagai negara.

Pameran tersebut menjadi salah satu upaya membuka akses pasar internasional bagi pelaku industri makanan dan minuman Indonesia. Selain mempertemukan perusahaan lokal dengan calon mitra ekspor, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi perusahaan global untuk menjajaki peluang bisnis di pasar Indonesia.

SIAL Food & Drinks Indonesia merupakan bagian dari SIAL Network, jaringan pameran industri makanan dan minuman internasional yang berdiri sejak 1964. Secara keseluruhan, rangkaian pameran dalam jaringan tersebut telah mempertemukan lebih dari 17.000 peserta pameran dan 700.000 pengunjung profesional dari 205 negara.

Managing Director SIAL Network untuk kawasan ASEAN dan India, Henri Tan, mengatakan Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pusat produksi dan ekspor produk makanan dan minuman di kawasan. Namun, pelaku usaha, khususnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), masih menghadapi tantangan dalam menjangkau pembeli internasional dan membangun kemitraan di luar pasar domestik.

“Dengan kehadiran jaringan internasional, pemahaman pasar dan keahlian di bidang industri, kami membantu mengembangkan potensi produk serta menjembatani komunikasi bisnis menjadi peluang perdagangan yang konkret,” ujar Henri.

Peserta dari 13 Negara dan Wilayah

Pada penyelenggaraan tahun ini, SIAL Food & Drinks Indonesia menghadirkan peserta pameran dari 13 negara dan wilayah, yakni Amerika Serikat, Arab Saudi, China, India, Italia, Korea Selatan, Malaysia, Mesir, Prancis, Taiwan, Thailand, Uni Emirat Arab, dan Vietnam.

Beragam produk dan solusi industri akan ditampilkan, mulai dari bahan baku, mesin pengolahan dan pengemasan makanan, makanan dan minuman kemasan, produk roti dan kembang gula, kopi, teh, kakao, minuman beralkohol, hingga peralatan dapur.

Inovasi produk menjadi salah satu fokus pameran melalui program SIAL Innovation. Program yang menjadi bagian dari rangkaian pameran SIAL di berbagai negara tersebut menampilkan 10 finalis terbaik dari Indonesia. Pemenang kategori Gold, Silver, dan Bronze Award akan diumumkan selama pameran berlangsung.

Program ini memberikan apresiasi terhadap inovasi produk makanan dan minuman sekaligus membuka kesempatan bagi produk terpilih untuk mendapatkan perhatian lebih luas dari pelaku industri dan calon pembeli.

Kompetisi Kuliner dan Business Matching

Selain pameran produk, penyelenggara menghadirkan sejumlah program pendukung. Di antaranya SIAL Culinary Masters Asia, kompetisi bagi koki profesional, serta Indonesia Barista Championship 2026/2027.

Ada pula NourishX Pavilion yang menampilkan perkembangan di bidang nutrisi fungsional, teknologi pangan dan pertanian, bioteknologi, serta keberlanjutan. Sementara itu, Business Matching Program dirancang untuk memfasilitasi pertemuan langsung antara pelaku usaha dan calon mitra bisnis.

Cakupan pameran juga diperluas melalui penyelenggaraan bersama Indonesia Food Transport & Logistics Expo 2026. Kolaborasi ini menghubungkan industri makanan dan minuman dengan sektor transportasi, logistik, pergudangan, serta rantai dingin atau cold chain.

Keterhubungan kedua sektor tersebut menjadi penting karena distribusi merupakan salah satu aspek dalam menjaga kualitas produk pangan, terutama komoditas yang sensitif terhadap perubahan suhu. Produk semacam ini membutuhkan fasilitas penyimpanan dan pengangkutan dengan kondisi terkontrol.

Melalui integrasi pameran, pelaku industri dapat menjajaki kebutuhan bisnis secara lebih menyeluruh, mulai dari pengadaan bahan baku dan produk hingga solusi penyimpanan serta distribusi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Terkonfirmasi, Jenderal LSP...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Terkonfirmasi, Jenderal LSP Ditahan di Rutan Mabes Polri   

Terkonfirmasi, Jenderal LSP Ditahan di Rutan Mabes Polri  

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.