Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Telkom Catat Pendapatan Rp113,5 Triliun hingga Kuartal III 2026, Naik 3,5 Persen

2 Senin, 02 Nov 2026, 18:02 WIB | Oleh:

Perseroan juga melakukan penyesuaian struktur organisasi melalui program pensiun dini atau Early Retirement Program (ERP). Langkah tersebut ditujukan untuk membentuk organisasi yang lebih efektif dan produktif.

Sementara itu, pada pilar Streamlining, Telkom telah menyelesaikan penataan 14 entitas hingga kuartal III 2026. Penataan tersebut meliputi divestasi tiga entitas, penutupan sembilan entitas, dan penggabungan dua entitas.

Dari sisi investasi, belanja modal atau capital expenditure (capex) TelkomGroup mencapai Rp15,7 triliun dengan rasio capex terhadap pendapatan sebesar 13,8 persen. Sebanyak 94,3 persen belanja modal dialokasikan untuk segmen B2C dan B2B Infrastructure, terutama untuk memperkuat dan memperluas kapabilitas konektivitas digital.

Nanang mengatakan penataan portofolio dan penyelarasan peran antarentitas menjadi prioritas transformasi perusahaan pada tahun ini.

“Melalui TLKM 30, kami terus menjalankan transformasi di seluruh lini bisnis TelkomGroup, dengan streamlining sebagai prioritas utama tahun ini. Penataan portofolio dan penyelarasan peran antarentitas menjadi langkah penting untuk membawa TelkomGroup menjadi organisasi yang lebih lean, simple, dan agile,” ujarnya.

Salah satu langkah penting dalam agenda Unlock Value adalah penyelesaian pemisahan aset dan bisnis wholesale fiber connectivity ke InfraNexia pada 30 September 2026.

Melalui proses tersebut, lebih dari 90 persen aset jaringan TelkomGroup dikonsolidasikan ke InfraNexia untuk dikembangkan menggunakan model bisnis carrier-neutral dan open-access.

Model tersebut memungkinkan infrastruktur jaringan dimanfaatkan secara lebih optimal oleh berbagai penyedia layanan telekomunikasi. Selain meningkatkan efisiensi pemanfaatan aset, langkah ini diharapkan membuka peluang komersialisasi jaringan dan kemitraan strategis.

Telkom menilai penataan portofolio dan penguatan kemitraan akan menjadi bagian penting dalam membangun struktur bisnis yang lebih efisien sekaligus meningkatkan nilai perusahaan dalam jangka panjang.

Perseroan optimistis dapat mempertahankan momentum pertumbuhan hingga akhir 2026. Selain memperkuat bisnis inti, TelkomGroup menyatakan akan terus meningkatkan kualitas layanan dan pengalaman pelanggan melalui pengembangan infrastruktur serta inovasi layanan digital.

Dengan pertumbuhan empat segmen bisnis dan berlanjutnya transformasi TLKM 30, Telkom berupaya memperkuat posisinya sebagai perusahaan telekomunikasi dan infrastruktur digital yang mampu menangkap peluang pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

The Weeknd Rilis Single “Hong Kong”

1 jam lalu | Ilham Sudrajat

Rona
The Weeknd Rilis Single “...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Warga Asli Minang Itu Menjadi Orang Nomor Satu di Kota Mississauda, Kanada   

Warga Asli Minang Itu Menjadi Orang Nomor Satu di Kota Mississauda, Kanada  

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.