KG Crown Rilis Single 'Shut Up I'm in Paris', Angkat Kisah Move On dan Cinta Diri Sendiri
Senin, 02 Nov 2026, 17:55 WIB | Oleh: Paundra Zakirulloh
Doc: Istimewa
JAKARTA - Penyanyi, penulis lagu, sekaligus gitaris asal Amerika Serikat, KG Crown, resmi merilis single terbarunya berjudul "Shut Up I'm in Paris" pada 1 November 2026. Melalui lagu bergenre pop-rock tersebut, KG mengangkat pengalaman pribadinya menjadi pesan tentang menghargai diri sendiri, berani melangkah maju, dan menentukan kehidupan sesuai keinginan.
Peluncuran single ini turut dilengkapi dengan video musik resmi yang diproduksi melalui kolaborasi bersama produser Indonesia, Ikki Witjaksono. Selain itu, KG juga menghadirkan video lirik animasi yang dikerjakan oleh Ploopy Animation sebagai bagian dari pengembangan visual karya terbarunya.
Lagu "Shut Up I'm in Paris" terinspirasi dari pengalaman KG menghadapi dinamika hubungan asmara yang dekat dengan kehidupan generasi Z. Melalui karya ini, ia menyampaikan bahwa kebahagiaan seseorang tidak harus selalu bergantung pada hubungan romantis karena menikmati waktu sendiri dan melakukan hal-hal yang disukai juga menjadi bagian penting dalam kehidupan.
Bagi KG, musik dan gitar merupakan dua hal yang tidak terpisahkan dari kehidupannya. Pesan tersebut disampaikan dengan gaya jenaka dan penuh percaya diri melalui ungkapan khas yang menjadi salah satu identitas lagu tersebut, yakni "My guitar is so much better."
Menurut KG, keputusan untuk melangkah maju tidak selalu harus diikuti keinginan menjadi pihak yang memiliki kata terakhir dalam sebuah hubungan. Hal yang lebih penting adalah memahami keinginan diri sendiri dan tidak merasa harus terus menjelaskan setiap pilihan kepada orang lain.
Ide pembuatan "Shut Up I'm in Paris" muncul ketika KG sedang melakukan eksperimen musik menggunakan gitar elektrik. Ia kemudian mengembangkan ide tersebut menjadi lagu dengan merekam sekaligus memproduksi demo awal secara mandiri melalui laptop.
Dari proses kreatif tersebut, lahirlah sebuah lagu pop-rock yang membawa pesan tentang keberanian memilih diri sendiri dan menikmati hal-hal yang dicintai. Karya ini juga mengajak pendengarnya untuk tidak terus menghabiskan energi pada sesuatu yang sudah tidak sejalan dengan kehidupan mereka.
Dalam lagu tersebut, Paris digunakan sebagai simbol sederhana untuk menggambarkan kehidupan yang ingin dijalani seseorang. Alih-alih terus berusaha memenangkan pertengkaran atau mendapatkan pengakuan dari orang lain, KG mengajak pendengarnya fokus mengejar ambisi dan menemukan kebahagiaan dengan cara masing-masing.
"Menurut saya, lagu ini bercerita tentang momen ketika kita sadar bahwa kita tidak perlu terus menghabiskan energi untuk sesuatu yang memang tidak tepat bagi kita. Paris mewakili kehidupan yang ingin kita jalani. Terkadang, kita hanya perlu fokus pada itu dan terus melangkah maju."
"Dari sisi musik, saya juga ingin menghadirkan kembali nuansa pop-rock awal 2000-an yang saya sukai sejak tumbuh besar, tetapi tetap dengan sentuhan saya sendiri. Saya berharap lagu ini juga bisa membawa kembali energi itu bagi pendengarnya," ujar KG Crown.
Dalam proses penggarapannya, KG bertanggung jawab menulis lirik dan melodi sekaligus memproduksi demo awal lagu tersebut. Ia kemudian bekerja sama dengan Haywood untuk mengembangkan demo menjadi versi final yang memperkuat karakter pop-rock melalui penggunaan gitar elektrik dan instrumen live.
Tidak hanya melalui musik, KG juga memperluas kreativitasnya lewat kolaborasi dengan tim animasi Indonesia, Ploopy Animation. Pada 31 Oktober 2026, ia mengikuti sesi talkshow bersama tim kreatif tersebut dalam gelaran Comifuro 2026 di ICE BSD, Tangerang.
Kolaborasi tersebut menghasilkan video lirik animasi untuk single "Shut Up I'm in Paris" yang mempertemukan karya musik KG dengan dunia animasi dan budaya pop Jepang. Bagi KG, keterlibatannya dalam dunia anime bukan sekadar ketertarikan terhadap karya visual, tetapi juga memiliki hubungan emosional dengan mendiang kakaknya, Jake.
Trading card, Pokémon, dan anime merupakan sejumlah hal yang disukai Jake semasa hidupnya. Karena itu, menjelajahi dunia kreatif tersebut menjadi salah satu cara bagi KG untuk mengenang sekaligus memberikan penghormatan kepada sosok kakaknya.
Dalam penampilannya di Comifuro23, KG membawakan lagu "Waving Through a Window" dari musikal Dear Evan Hansen sebagai bentuk penghormatan kepada Jake. Ia juga mempersembahkan single terbarunya serta memperkenalkan tahap awal pengembangan KG Crown Cards, koleksi kartu yang terinspirasi dari anime.
KG mengungkapkan bahwa mendiang kakaknya memiliki peran besar dalam perjalanan musik dan kehidupannya. Ia ingin mengabadikan hubungan mereka melalui karya kreatif yang menggabungkan kecintaan terhadap musik dan trading card.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!