Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tenda Glamping Hanyut Terjang Longsor, WNA dan WNI Hilang Terseret di Pelaga EcoPark

2 Senin, 02 Nov 2026, 18:46 WIB | Oleh:
Tenda Glamping Hanyut Terjang Longsor, WNA dan WNI Hilang Terseret di Pelaga EcoPark Tenda Glamping Hanyut Terjang Longsor, WNA dan WNI Hilang Terseret di Pelaga EcoPark Doc: ANTARA/HO-BPBD Bali
Ket. Kalaksa BPBD Bali I Gede Agung Teja Bhusana turun langsung pencarian korban tanah longsor Desa Pelaga, Denpasar, Senin (2/11/2026).

DENPASAR - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali mencari dua korban tanah longsor di kawasan Pelaga EcoPark, Banjar Bukit Buluk Tiying, Desa Pelaga, Kabupaten Badung, yang salah satunya merupakan warga negara asing (WNA).

"Saat kejadian terdapat 23 tamu menginap, 21 berhasil selamat, sementara dua masih dalam pencarian, yaitu satu orang lokal atas nama Bangkit Mubarok dan satu orang asing yang identitasnya belum diketahui," kata Kepala Pelaksana BPBD Bali I Gede Agung Teja Bhusana di Denpasar, Senin.

Ia menjelaskan musibah tersebut terjadi akibat cuaca ekstrem hujan sangat lebat mencapai 121 milimeter per hari di kawasan Desa Pelaga sekitar pukul 23.00 Wita.

Bencana alam tersebut menimpa dan merusak empat unit tenda glamping dari total 25 unit tenda yang berada di lahan seluas empat hektare Pelaga EcoPark.

Bahkan, satu dari empat unit tenda glamping yang terdampak musibah tersebut dilaporkan hanyut terbawa material.

Gede Teja memaparkan kawasan penginapan seluas 4 hektare milik I Kadek Suardika bersama tiga rekannya itu memang memiliki topografi di kemiringan jurang dan berada tepat di pinggir sungai Tukad Yeh Kilap.

Untuk mengoptimalkan proses evakuasi, tim gabungan telah melakukan berbagai kegiatan penanganan di lokasi kejadian.

Petugas telah menutup sebagian pintu air bendungan di hulu agar aliran air ke sungai berkurang guna memudahkan pencarian WNA dan satu WNI itu di sepanjang aliran sungai.

Selain itu, tim di lapangan melakukan penyemprotan air pada timbunan tanah di lokasi tenda serta menyusuri sungai sampai ke Bendungan Batulantang sejauh 500 meter.

Proses pencarian korban terdampak longsor tersebut juga mengerahkan bantuan anjing pelacak K9 dari Polda Bali.

Dalam prosesnya, operasi pencarian dan pertolongan ini dipimpin oleh Basarnas Bali dengan menggerakkan sebanyak 127 orang personel gabungan dari berbagai unsur instansi terkait.

"Hingga pukul 17.30 Wita belum dapat menemukan korban dan operasi pencarian akan dilanjutkan besok," ujar Gede Teja.

BPBD Bali mencatat bahwa cuaca ekstrem yang melanda seluruh wilayah Bali sejak malam sebelumnya memicu kemunculan tidak hanya di Desa Pelaga melainkan berbagai dampak bencana di 64 titik lokasi.

Dampak bencana tanah longsor, pohon tumbang, hingga jalan amblas tersebut tersebar di Gianyar sebanyak 15 titik, Karangasem 12 titik, Bangli 11 titik, Klungkung 10 titik, Badung enam titik, serta Buleleng dan Tabanan masing-masing lima titik.

"Situasi relatif terkendali, hanya di Pelaga EcoPark yang perlu pencarian korban," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
CELIOS: Perluasan Pajak Dig...
Luar Negeri
Warga Asli Minang Itu Menja...

The Weeknd Rilis Single “Hong Kong”

55 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Rona
The Weeknd Rilis Single “...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Warga Asli Minang Itu Menjadi Orang Nomor Satu di Kota Mississauda, Kanada   

Warga Asli Minang Itu Menjadi Orang Nomor Satu di Kota Mississauda, Kanada  

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.