Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hasil Diplomasi Indonesia Harus Sampai di Meja Makan Rakyat

📅 Jumat, 23 Okt 2026, 00:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Posisi Indonesia sebagai salah satu negara berkembang yang besar di dunia, mampu menjadi jembatan bagi berbagai negara di tengah semakin lebarnya fragmentasi global.

Kemampuan Indonesia untuk berbicara dengan semua pihak adalah aset diplomasi kita.

Indonesia akan terus memperjuangkan kepentingan negara berkembang dalam berbagai organisasi internasional yang diikuti seperti G20, BRICS, MIKTA, OKI, dan D8.

Komitmen kami untuk terus menjadikan nilai-nilai Dasasila Bandung yang disepakati melalui Konferensi Asia Afrika 1955 sebagai dasar bagi Indonesia agar terus membela negara berkembang.

Dalam Semangat Bandung, aset itu akan terus kami manfaatkan untuk mendorong perdamaian.

Lalu bagaimana harapan Anda atas peran Asean sebagai organisasi regional?

Indonesia akan terus mendorong Asean agar menjadi semakin efektif, lebih adaptif, dan tetap relevan serta berdampak bagi kawasan saat organisasi tersebut menyongsong usia ke-60 tahunnya.

Selama hampir enam dasawarsa, Asean telah menjadi jangkar politik luar negeri Indonesia dalam mewujudkan perdamaian dan stabilitas kawasan, dan hal ini tidak akan berubah.

Indonesia juga memiliki kepentingan besar dalam mewujudkan kawasan Asia tenggara yang stabil, damai, dan dapat diprediksi supaya semua negara di dalamnya, termasuk Indonesia sendiri, punya ruang untuk bertumbuh.

Saya menilai Asean harus diperkuat agar dapat mewujudkan hasil strategis yang nyata untuk menjaga perdamaian, memperkuat kepercayaan, dan membawa manfaat bagi rakyat di kawasan. Asean juga harus berkontribusi memperkuat arsitektur kawasan Indo-Pasifik, sehingga memastikan keamanan bersama, stabilitas bersama, dan kesejahteraan untuk semua.

Untuk itu, Indonesia akan mendorong Forum Regional Asean (ARF) agar semakin inklusif dan dapat meningkatkan sikap saling percaya antara anggotanya.

Indonesia juga akan mendorong berbagai platform kerja sama kawasan, seperti Asean Plus Three, East Asia Summit, serta kemitraan dengan berbagai mitra wicara, sebagai penggerak utama kerja sama Asean.

Dengan menyoroti adanya peluang wakil Indonesia menjadi Sekretaris Jenderal Asean pada 2028, Indonesia akan memanfaatkan peluang tersebut secara optimal. Kesempatan itu akan kita manfaatkan untuk ikut membentuk arah dan memperkuat kerja sama Asean ke depannya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

29 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

37 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

37 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.