Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hasil Diplomasi Indonesia Harus Sampai di Meja Makan Rakyat

📅 Jumat, 23 Okt 2026, 00:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Saya akan terus menjalankan kebijakan luar negeri yang dipegang Indonesia. Tidak hanya itu, saya juga menyatakan bahwa peran Indonesia untuk terus berkontribusi dalam menjaga stabilitas baik di kawasan maupun di tingkat global.

Untuk mewujudkan itu, Indonesia pada Sidang Umum PBB pada tahun ini telah menyatakan keinginan untuk mencalonkan diri kembali sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB periode 2029-2030.

Pencalonan ini kembali menunjukkan kesiapan Indonesia untuk berperan aktif dalam menjaga kestabilan, peace and security, dan juga memajukan multilateralisme.

Sejumlah kebijakan itu akan menjadi prioritas yang akan diteruskannya dalam masa kepemimpinan saya di Kementerian Luar Negeri.

Bagaimana dengan komitmen Kementerian Luar Negeri untuk terus menjalankan politik luar negeri (polugri)?

Kemenlu akan berkomitmen untuk terus menjalankan mandat politik luar negeri (polugri) sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Kementerian Luar Negeri sendiri memiliki mandat yang jelas berdasarkan konstitusi dalam menjalankan politik luar negeri Indonesia.

Politik luar negeri yang stabil dari tahun ke tahun menjadi salah satu karakter Indonesia dalam menjalankan hubungan internasional. Suatu negara yang memiliki polugri yang stabil adalah negara yang baik, dan itu adalah Indonesia.

Oleh karena itu Indonesia akan terus berpartisipasi aktif dalam upaya menciptakan dunia yang lebih aman dan stabil, termasuk melalui pencalonan sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) periode 2029-2030.

Pencalonan tersebut sekaligus menunjukkan kepercayaan Indonesia terhadap pentingnya multilateralisme. Selain itu Indonesia juga akan menggunakan kesempatan tersebut untuk mendorong reformasi sistem multilateral.

Ini juga menunjukkan kepercayaan kita pentingnya multilateralisme sehingga kita juga terus akan menggunakan kesempatan pencalonan kita untuk mendorong reformasi sistem multilateral.

Indonesia akan tetap dan terus berkontribusi terhadap perdamaian dunia dan multilateralisme, antara lain melalui pencalonan anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB serta memperjuangkan reformasi PBB agar lebih efektif dan representatif.

Indonesia juga harus dapat menjaga kepercayaan dengan negara-negara sahabatnya, karena negara yang konsisten dan dapat dipercaya akan menjadi andalan bagi komunitas global.

Dengan demikian, Indonesia akan selalu berpegang teguh pada prinsip polugri bebas aktif dan memastikan diplomasi nasional berpancang pada kepentingan nasional yang memberi manfaat bagi rakyat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

29 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

37 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

37 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.