Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Siswa Binus School Lampaui Rata-Rata Global IB 2026, Apa Rahasia di Balik Prestasi Ini?

📅 Kamis, 15 Okt 2026, 02:02 WIB | Oleh:
Siswa Binus School Lampaui Rata-Rata Global IB 2026, Apa Rahasia di Balik Prestasi Ini? Doc: Antara foto/HO-Binus School
Ket. Siswa Binus School mencatatkan hasil ujian internasional 2026 di atas rata-rata global pada program International Baccalaureate (IB) dan Cambridge.

JAKARTA - Siswa Binus School mencatatkan hasil ujian internasional 2026 di atas rata-rata global pada program International Baccalaureate (IB) dan Cambridge.

Dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin, Binus School Director Sherrierose Garcia Gonzales menyebutkan rata-rata nilai mata pelajaran siswa pada IB Diploma Programme mencapai 5,2, melampaui rata-rata global sebesar 4,9 berdasarkan data International Baccalaureate Organization (IBO).

"Sementara itu, pada program Cambridge, sebanyak 87 persen siswa memperoleh hasil dalam kategori outstanding (luar biasa), high (tinggi), dan good pada Cambridge Checkpoint, sedangkan pada ujian Cambridge A level 2026, sebanyak 25 persen siswa meraih nilai A/A," kata Sherrierose.

Ia mengemukakan, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras siswa, dedikasi guru, dukungan orang tua, serta arahan pimpinan sekolah.

Menurutnya, sekolah tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pengembangan karakter, pengetahuan, dan keterampilan siswa untuk menghadapi masa depan.

Capaian akademik tersebut turut mendukung peluang lulusan Binus School melanjutkan pendidikan ke sejumlah perguruan tinggi dalam dan luar negeri, di antaranya University of Pennsylvania, University College London, Cornell University, University of Melbourne, Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, dan Universitas Gadjah Mada.

Sejak berdiri pada 1998, Binus School mengembangkan program IB dan Cambridge melalui lima lokasi, yakni Simprug, Serpong, Bekasi, Semarang, dan Surabaya.

Sherrierose mengatakan hasil ujian dan penerimaan di perguruan tinggi merupakan pencapaian penting, tetapi bukan tujuan akhir pendidikan.

"Sekolah harus terus berupaya membantu siswa mengenali potensi dan tujuan mereka serta mempersiapkan diri agar dapat berkontribusi positif bagi masyarakat," tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Luar Negeri
Kelompok Houthi Serang Aramco
Luar Negeri
Deforestasi Global Melambat...
Megapolitan
Visi Daerah, Desa Menjadi A...
Advertisement
Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.