Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Porsi Gerai Kuliner di Mal Tembus 40 Persen, APPBI Ungkap Perubahan Besar Pusat Belanja

📅 Kamis, 15 Okt 2026, 02:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Porsi Gerai Kuliner di Mal Tembus 40 Persen, APPBI Ungkap Perubahan Besar Pusat Belanja Doc: Antara
Ket. Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Wijaja saat sambutan dalam pembukaan Wonderful Indonesia Gastronomy (WIG) Culinary Festival 2026 di Jakarta, Rabu (14/10).

Jakarta - Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) mendukung edukasi memperkenalkan gastronomi Indonesia melalui pusat perbelanjaan.

Ketua Umum APPBI Alphonzus Widjaja dalam pembukaan Wonderful Indonesia Gastronomy (WIG) Culinary Festival 2026, di Jakarta, Rabu (14/10), menyampaikan bahwa pusat perbelanjaan sekarang bukan hanya lagi berfungsi sebagai tempat sekadar belanja, tetapi, juga memiliki berbagai fungsi strategis sebagai fasilitas publik, salah satunya sebagai sarana edukasi bagi masyarakat.

"Jadi kalau kita bicara gastronomi, ya saya kira pusat perbelanjaan adalah salah satu tempat untuk bisa memberikan edukasi kepada masyarakat, memperkenalkan, kemudian juga tentunya supaya masyarakat lebih bisa mencintailah gastronomi Indonesia," kata Alphonzus.

Komposisi gerai makanan dan minuman di pusat perbelanjaan Indonesia terus bertambah, kata Alphonzus, bahkan saat ini mencapai 30-40 persen.

"Komposisi makanan dan minuman di pusat perbelanjaan itu semakin meningkat dari waktu ke waktu, kalau sebelum-sebelumnya komposisinya hanya sekitar 10 persen, sekarang bisa meningkat sampai dengan 30 sampai dengan 40 persen," tutur dia.

Peningkatan tersebut selain disebabkan oleh faktor perekonomian, juga terjadi akibat fungsi pusat perbelanjaan yang kini bergeser dari tempat berbelanja menjadi pusat interaksi sosial. Makanan dan minuman, kata Alphonzus, menjadi salah satu fasilitas utama yang mendorong interaksi sosial tersebut.

Fungsi pusat perbelanjaan untuk memasarkan produk perlu terus didorong untuk mempromosikan produk-produk lokal.

"Tentunya harus bisa mempromosikan, mendahulukan produk-produk lokal, produk-produk domestik. Tetapi bukan berarti tidak ada tempat untuk dari luar," kata dia.

Alphonzus mengatakan hal tersebutlah yang turut mendasari APPBI berkomitmen mendukung Kementerian Pariwisata dan Indonesia Gastronomy, salah satunya menghadirkan Wonderful Indonesia Gastronomy (WIG) Culinary Festival 2026 pada 7 Oktober–1 November 2026 yang diselenggarakan di 32 pusat perbelanjaan di berbagai wilayah Indonesia.

“Manfaatkan pusat perbelanjaan sebagai salah satu tempat menurut saya yang paling strategis untuk bisa menjangkau, mendekat kepada masyarakat. Saya rasa pusat perbelanjaan itu adalah salah satu apa, fasilitas yang cukup strategis,” tutur dia.

Culinary Festival dirancang sebagai rangkaian Wonderful Indonesia Gastronomy (WIG) 2026. Mengangkat tema "From Local Roots to Global Recognition", festival ini menjadi kelanjutan rangkaian WIG 2026 yang sebelumnya telah digelar di Solo dan Yogyakarta pada 26 September–4 Oktober 2026.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Luar Negeri
Kelompok Houthi Serang Aramco
Luar Negeri
Deforestasi Global Melambat...
Megapolitan
Visi Daerah, Desa Menjadi A...
Advertisement
Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.