Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Deforestasi Global Melambat pada 2025

6 Kamis, 15 Okt 2026, 02:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Deforestasi Global Melambat pada 2025 Deforestasi Global Melambat pada 2025 Doc: forestdeclaration.org

PARIS – Sebuah studi terbaru yang dipublikasikan pada Rabu (14/10) menyatakan bahwa deforestasi melambat di seluruh dunia pada tahun 2025, tetapi perbaikan ini kemungkinan tidak akan bertahan lama karena situasinya memburuk di Afrika Tengah dan pola cuaca El Nino yang semakin intensif.

Menurut Penilaian Deklarasi Hutan tahunan, tujuh juta hektar hutan atau kira-kira seluas Republik Irlandia, hancur secara permanen pada 2025, menurun 15% dari tahun sebelumnya.

Namun, menurut laporan yang disusun oleh koalisi kelompok penelitian dan organisasi non-pemerintah tersebut, perlambatan itu tidak cukup untuk mencegah dunia gagal memenuhi janji untuk mengakhiri deforestasi pada tahun 2030.

“Angka tahun 2025 menggembirakan tetapi sejauh ini merupakan pengecualian, bukan tren baru," kata Erin Matson, salah satu penulis studi dan konsultan utama di kelompok penasihat Climate Focus, dalam sebuah konferensi pers.

Untuk mencapai target yang disepakati pada konferensi iklim COP26 PBB tahun 2021, deforestasi harus berkurang sekitar satu juta hektare per tahun.

Penebangan hutan untuk pertanian atau operasi pertambangan tetap menjadi pendorong utama deforestasi. Perbaikan pada tahun 2025 sebagian disebabkan oleh kemajuan di Amerika Latin, dengan penurunan 33% di wilayah yang secara historis merupakan titik panas deforestasi dunia, menurut penelitian tersebut.

El Nino juga mengancam kemajuan karena dampaknya termasuk kekeringan, menciptakan kondisi untuk kebakaran hutan. “Jika proyeksi El Nino 2026-2027 yang secara historis kuat terwujud, risiko kekeringan dan kebakaran akan semakin meningkat di seluruh wilayah hutan tropis,” kata laporan deforestasi tersebut.

Matson mencatat bahwa terjadi lonjakan besar dalam hilangnya tutupan pohon selama peristiwa El Nino super terakhir pada tahun 2015-2016.

“Kita tidak bisa sepenuhnya memprediksi masa depan, tetapi menurut saya, kecil kemungkinan pada tahun 2026 kita akan melihat pengurangan (deforestasi) yang sama seperti yang kita lihat tahun lalu,” kata dia. AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Seskab: Bali Segera Milki Punya Jalur Kereta Api

34 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
Seskab: Bali Segera Milki P...

Prancis Kembali Diguncang Aksi Demo

1 jam lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Prancis Kembali Diguncang A...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kabar Baik! Pemerintah Buka CPNS November 2026, 139 Ribu Formasi Guru Menanti

Kabar Baik! Pemerintah Buka CPNS November 2026, 139 Ribu Formasi Guru Menanti

06 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.