Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pertama di Jepang, Dokter Operasi Kanker Usus Jarak Jauh Pakai Robot Canggih Hinotori

📅 Kamis, 15 Okt 2026, 01:20 WIB | Oleh:
Pertama di Jepang, Dokter Operasi Kanker Usus Jarak Jauh Pakai Robot Canggih Hinotori Doc: ANTARA/Anadolu
Ket. Ilustrasi - Bendera Jepang.

TOKYO - Universitas Hirosaki dan Perhimpunan Bedah Jepang, Rabu, mengatakan mereka telah melakukan operasi terhadap lima pasien kanker usus menggunakan robot yang dikendalikan dari jarak jauh sejak Agustus.

Operasi tersebut berhasil dilakukan oleh dokter dari Rumah Sakit Universitas Hirosaki dan Rumah Sakit Umum Tsugaru. Keduanya berada di Prefektur Aomori, Jepang timur laut.

Upaya tersebut bertujuan mengatasi kekurangan dokter dan tidak meratanya distribusi tenaga medis secara geografis.

Dalam setiap operasi, seorang dokter yang mengoperasikan robot bedah bernama hinotori, yang dikembangkan perusahaan Jepang Medicaroid Corp., dibantu oleh dokter lain yang mengendalikan robot yang sama dari lokasi berbeda dari jarak jauh.

Menurut Universitas Hirosaki dan Perhimpunan Bedah Jepang, prosedur tersebut merupakan penerapan klinis pertama di Jepang untuk operasi robotik yang melibatkan dokter di lokasi berbeda.

Keduanya berencana melakukan beberapa operasi tambahan dengan metode yang sama hingga Maret untuk memastikan keamanannya sebelum mengajukan persetujuan regulator atas penggunaan peralatan yang diperlukan serta memperoleh cakupan dalam program asuransi kesehatan nasional.

Masaki Mori, profesor Universitas Tokai sekaligus ketua komite promosi bedah jarak jauh di Perhimpunan Bedah Jepang, mengatakan dalam konferensi pers di Universitas Hirosaki bahwa tujuan utama mereka adalah menghilangkan kesenjangan regional dalam layanan bedah.

Ia menambahkan bahwa perhimpunan tersebut berharap operasi robotik jarak jauh dapat diterapkan secara komersial dalam waktu sekitar dua tahun.

Universitas dan perhimpunan tersebut ingin memperluas akses terhadap operasi jarak jauh di seluruh Jepang sehingga pasien tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan dan menghadapi kesulitan perjalanan untuk mendapatkan perawatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...

Dua Akses Disiapkan ke Stasiun Whoosh Karawang

40 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Dua Akses Disiapkan ke Stas...
Megapolitan
Kapolda: Polisi Harus Peka ...
Megapolitan
Tobat Ekologis Perkuat Adiw...
Advertisement
Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.