Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Evakuasi Korban Longsor Cisarua Terhambat Kondisi Tanah

📅 Selasa, 27 Jan 2026, 03:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Evakuasi Korban Longsor Cisarua Terhambat Kondisi Tanah Doc: Antara

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjalin koordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk menangani longsor di Desa Pasirlangu, Cisarua, Bandung Barat, Jawa Barat (Jabar).

“Alat-alat berat sudah dikerahkan, Menteri Pekerjaan Umum (Dody Hanggodo) sudah langsung saya koordinasikan dan datang ke lapangan,” ujar AHY ketika membuka acara “Town Hall Meeting: Akselerasi Dekarbonisasi Transportasi” yang digelar di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Jakarta, Senin (26/1).

Meskipun sudah mengerahkan alat berat, AHY menyampaikan terdapat tantangan berupa kondisi tanah yang belum stabil.

Kondisi tanah yang seperti itu, lanjut dia, menyebabkan alat-alat berat tersebut belum bisa diizinkan untuk segera beroperasi. “Tentunya kami berharap segera bisa kita pulihkan kondisi tersebut,” ucapnya.

AHY mengatakan bahwa sampai hari ini, masih dilakukan operasi search and rescue (SAR) untuk korban-korban yang masih tertimbun. Ia pun mengungkapkan duka citanya kepada masyarakat yang terdampak oleh longsor di Desa Pasirlangu, Cisarua, Bandung Barat, Jawa Barat. “Kami juga berduka mendengar kabar di hari Sabtu dini hari, longsor yang dahsyat melanda salah satu kecamatan di Jawa Barat,” ujar AHY.

Tim SAR gabungan menyebut telah mengevakuasi 29 jenazah korban longsor Cisarua dan menyerahkannya kepada tim Disaster Victim Identification (DVI) pada pencarian korban longsor di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Longsor yang menimpa kawasan itu terjadi pada Sabtu (24/1) sekitar pukul 02.30 WIB.

Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mohammad Syafii di Bandung, Senin, mengatakan dalam operasi pencarian hari ini telah ditemukan empat jenazah hingga pukul 13.00 WIB dan sekitar 61 korban lainnya diperkirakan masih tertimbun.

Ia juga menyampaikan bahwa sebanyak 17 jenazah telah berhasil diidentifikasi dan proses lainnya masih terus berlangsung oleh aparat kepolisian.

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mendorong pelaksanaan modifikasi cuaca sebagai langkah strategis untuk mempercepat evakuasi warga terdampak longsor di Kecamatan ­Cisarua. Ant/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Ekonomi
Pemerintah lunasi utang obl...
Rona
Seniman Den Baguse Ngarso t...
Megapolitan
Agro eduwisata tanaman kopi...
Advertisement
Mengagetkan, Ombudsman RI Temukan Fasilitas Berstandar Apartemen di Lapas Cibinong, Kabupaten Bogor

Mengagetkan, Ombudsman RI Temukan Fasilitas Berstandar Apartemen di Lapas Cibinong, Kabupaten Bogor

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.