Indonesia International Sustainability Forum: Saatnya Ekonomi RI Naik Kelas Lewat Bisnis Hijau
📅 Selasa, 06 Okt 2026, 17:30 WIB | Oleh: Tim PenulisDalam mendukung aksi iklim dan pertumbuhan berkelanjutan, Anindya menyebut Kadin memiliki lima prioritas utama.
“Pertama, kita perlu terus mempercepat transisi energi untuk ketahanan energi,” ujar dia.
Empat prioritas lainnya meliputi pengembangan pasar karbon berintegritas tinggi, dukungan kepada perusahaan Indonesia dalam mencapai emisi nol bersih, pengembangan ekonomi sirkular dan energi dari sampah, serta kehutanan berkelanjutan.
Anindya mengatakan Kadin juga memperluas keterlibatan dunia usaha dalam agenda tersebut. Keanggotaan program Kadin Net Zero, misalnya, disebut meningkat dari 70 menjadi 100 anggota pada 2026.
ISF 2026 berlangsung pada 6-7 Oktober dengan mengangkat tema Investing for a Resilient, Sustainable, and Prosperous World.
Hari pertama ISF 2026 mengangkat fokus “Powering Low-Carbon Growth”, sedangkan hari kedua mengusung “Enabling a Resilient & Liveable Future”.
Forum tersebut menghadirkan lebih dari 200 pembicara dalam lebih dari 20 sesi yang mempertemukan unsur pemerintah, dunia usaha, investor, lembaga keuangan, akademisi, dan organisasi internasional.
Anindya menyebut penyelenggaraan ISF 2025 telah menghasilkan komitmen investasi senilai sekitar 17,4 miliar dolar AS atau sekitar Rp311,76 triliun.
Menurut dia, forum tersebut diharapkan dapat mempertemukan kolaborasi dan peluang konkret sehingga agenda keberlanjutan dapat diterjemahkan menjadi tindakan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!