Demo Pelajar di Prancis Ricuh hingga Pelemparan Bom Molotov
📅 Selasa, 06 Okt 2026, 16:31 WIB | Oleh: Deri HenriawanMOSKOW - Demonstran siswa sekolah menengah di Prancis mulai melemparkan bom molotov, kata pihak prefektur Meurthe-et-Moselle di Prancis pada Senin (5/10).
"Aparat penegak hukum mencatat aksi pembakaran properti, penggunaan kembang api, dan pelemparan bom molotov," kata pihak prefektur.
Berdasarkan data otoritas, sejauh ini tidak ada korban luka dalam aksi protes tersebut.
Penyiar BFMTV pada Senin (5/10) melaporkan bahwa siswa sekolah menengah di Prancis menggelar aksi protes di 413 sekolah, di mana 40 persen di antaranya baru pertama kali terdampak sejak aksi tersebut berlangsung.
Pemerintah Prancis menilai hal Ini mencerminkan upaya untuk memperluas gerakan aksi protes tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Para siswa sekolah menengah atas di Prancis menggelar aksi unjuk rasa sejak pertengahan September 2026 untuk memprotes jadwal pelajaran yang terlalu padat, kekurangan guru, dan berbagai masalah pendidikan lainnya.
Dalam beberapa kasus, unjuk rasa tersebut berujung pada kerusuhan.
Menurut data terkini, lebih dari 5.000 orang telah ditangkap, yang kebanyakan anak-anak di bawah umur. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!