Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD Bulungan Bentuk Tim Reaksi Cepat, Percepat Penanganan Bencana.

📅 Minggu, 04 Okt 2026, 20:36 WIB | Oleh:
BPBD Bulungan Bentuk Tim Reaksi Cepat, Percepat Penanganan Bencana. Doc: Antara Foto
Ket. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Sekda Kabupaten Bulungan Jamal membuka rapat koordinasi pembentukan Tim Reaksi Cepat untuk penanggulangan bencana, Sabtu (3/10) di Aula Benuanta BKPSDM Bulungan, Tanjung Selor, Kalimantan Utara.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan, Kalimantan Utara melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) membentuk Tim Reaksi Cepat untuk koordinasi dan mempercepat penanggulangan bencana.

“Pemkab Bulungan melalui BPBD telah menggelar rapat koordinasi pembentukan TRC Kabupaten Bulungan yang dilaksanakan di Aula Benuanta Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Tanjung Selor, Sabtu (3/10) kemarin,” kata Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Sekretaris Daerah Kabupaten Bulungan Jamal di Tanjung Selor, Minggu.

Ia mengaku diperintah Bupati Bulungan Syarwani untuk membuka dan menyampaikan pesan pada rapat pembentukan TRC tersebut agar melalui tim ini seluruh perangkat dapat memahami peran masing-masing dalam penanggulangan bencana.

Menurutnya, penanggulangan bencana merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan seluruh unsur, baik pemerintah daerah, TNI dan Polri, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, relawan, dunia pendidikan, media, maupun masyarakat.

“Ketika terjadi bencana, jangan sampai kita masih mencari siapa yang harus bergerak, siapa yang bertanggungjawab atau siapa yang harus melakukan koordinasi,” katanya.

Oleh karena itu, kata dia, dengan TRC bisa memperjelas peran masing-masing, siapa yang menerima informasi,  melakukan verifikasi, turun ke lapangan, melakukan kaji cepat, menyiapkan kebutuhan dasar,  menangani kesehatan, memastikan akses transportasi dan komunikasi.

“Serta siapa yang bertanggung jawab dalam penyampaian informasi kepada masyarakat. Semua itu harus dibangun melalui sistem koordinasi yang jelas dan dapat dilaksanakan secara efektif,” kata Jamal.

Pembentukan TRC diharapkan tidak berhenti pada aspek administratif atau sekadar pembentukan struktur organisasi. Hal lebih penting TRC memiliki kapasitas, kesiapan personel, mekanisme kerja, sarana pendukung, sistem komunikasi, serta prosedur operasional.

Ia menjelaskan dalam menghadapi bencana, kecepatan sebagai hal menentukan.

"Beberapa menit dan beberapa jam pertama setelah kejadian dapat menjadi sangat penting dalam menentukan keberhasilan penanganan dan penyelamatan masyarakat," katanya.

Pesan Bupati Bulungan, kata Jamal, BPBD bersama perangkat daerah terkait membangun sistem peringatan dini, komunikasi kedaruratan dan pelaporan kejadian secara efektif.

“Informasi dari masyarakat harus dapat diterima dengan cepat, diverifikasi, kemudian diteruskan kepada unsur yang memiliki kewenangan untuk mengambil tindakan,” ujarnya.

Tim itu, juga harus memiliki data dan peta risiko bencana yang memadai, termasuk informasi mengenai lokasi rawan bencana, jalur evakuasi, fasilitas kesehatan, sumber daya yang tersedia, personel yang dapat digerakkan, serta sarana dan prasarana pendukung lainnya.

Dengan demikian, ketika terjadi keadaan darurat sudah memiliki basis data dan rencana tindakan yang dapat segera diaktifkan. Pembentukan TRC diikuti dengan peningkatan kapasitas dan latihan secara berkala.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Mesir Coba Redam Titik Didi...
Advertisement
Gila, 350 Rekor Lahir di Asian Games Jepang

Gila, 350 Rekor Lahir di Asian Games Jepang

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.