Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mesir Coba Redam Titik Didih Konflik di Afrika

📅 Minggu, 04 Okt 2026, 20:16 WIB | Oleh:
Mesir Coba Redam Titik Didih Konflik di Afrika Doc: AFP

KAIRO - Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi, Sabtu (3/10), menyerukan agar solusi damai bagi konflik dan krisis di Afrika diprioritaskan, seraya menekankan pentingnya mendukung institusi negara dan menghormati kedaulatan negara.

“Pembangunan ekonomi tidak dapat dibangun di negara-negara yang tidak stabil, dan stabilitas bukanlah sebuah kemewahan melainkan pilar mendasar yang dicari oleh para investor, pelaku industri, dan petani agar mereka dapat beroperasi dalam lingkungan yang aman,” kata Sisi dalam pidato pembukaannya di Forum Afrika Alamein.

"Di seluruh benua Afrika, kami sepenuhnya memahami bahwa keamanan bermula dari dukungan terhadap negara dan institusinya, penghormatan terhadap persatuan dan kedaulatannya, pengutamaan solusi damai atas konflik dan krisis, serta penegakan prinsip hidup bertetangga yang baik," tambahnya.

Forum yang berlangsung selama tiga hari itu mempertemukan 1.500 pejabat, pemimpin bisnis, investor, dan perwakilan lembaga keuangan dari Afrika, serta menghadirkan sesi-sesi yang berfokus pada pembangunan ekonomi dan integrasi kawasan.

Sisi menyatakan bahwa sektor swasta Afrika merupakan penggerak utama ekonomi benua tersebut, dengan kontribusi lebih dari 70 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) kawasan itu.

Sekitar 85 persen transaksi yang dilakukan oleh sektor swasta Afrika melibatkan perusahaan-perusahaan dari luar benua tersebut, tambah presiden Mesir itu.

Meskipun terdapat perjanjian perdagangan dan pengaturan preferensial di antara negara-negara Afrika, perdagangan intra-Afrika hanya mencakup sekitar 18 persen dari total perdagangan benua tersebut dalam beberapa tahun terakhir, ungkap Sisi.

Terkait perkembangan internasional, Sisi mengatakan bahwa benua Afrika mendambakan "dunia yang ditandai oleh perdamaian dan stabilitas, alih-alih harus menanggung konsekuensi dari krisis global yang bukan disebabkan oleh mereka, namun dampak negatifnya justru mereka rasakan."

Dia mencontohkan krisis energi saat ini, dengan menyoroti dampak kenaikan harga bahan bakar dan pupuk, serta gangguan pada rantai pasokan dan pengiriman yang dirasakan oleh negara-negara Afrika.

Pada Februari 2026, KTT Uni Afrika di Addis Ababa menyetujui penyelenggaraan Forum Afrika Alamein setiap dua tahun sekali di New Alamein.

Mesir menyelenggarakan forum tersebut bekerja sama dengan African Export-Import Bank dan Badan Pembangunan Uni Afrika (African Union Development Agency). Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Mesir Coba Redam Titik Didi...
Advertisement
Gila, 350 Rekor Lahir di Asian Games Jepang

Gila, 350 Rekor Lahir di Asian Games Jepang

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.