AMD Perkenalkan Ross, AI Agentik untuk Mempercepat Pengembangan Sistem Embedded
📅 Minggu, 04 Okt 2026, 13:25 WIB | Oleh: Haryo BronoAMD juga menyediakan agent skills berupa file Markdown yang dikembangkan oleh para ahli. Isinya mencakup praktik dan workflow yang dapat digunakan kembali untuk berbagai tugas pengembangan.
Salah satu penerapannya adalah workflow untuk optimalisasi timing atau restrukturisasi desain C++ guna meningkatkan performa pada Vitis HLS. Selain itu, AMD menyediakan design examples yang menunjukkan bagaimana agent skills dapat diterapkan pada berbagai aplikasi embedded.
Pendekatan berbasis workflow tersebut memungkinkan pengetahuan yang sebelumnya berada pada individu atau tim tertentu untuk dikemas dalam bentuk yang lebih mudah digunakan kembali.
Bisa Digunakan dengan Berbagai Lingkungan
Sebaiknya Anda baca juga:
AMD Ross diklaim bersifat client-agnostic. Artinya, tim pengembang tetap dapat memilih large language model (LLM), integrated development environment (IDE), maupun lingkungan command-line yang mereka gunakan.
Pada saat yang sama, AMD Ross tetap terhubung dengan tools pengembangan AMD Embedded yang didukung. Model ini memberikan fleksibilitas bagi organisasi yang telah memiliki lingkungan pengembangan dan tidak ingin menggantinya hanya untuk menggunakan kemampuan AI.
Dalam praktiknya, developer dapat memberikan instruksi menggunakan bahasa natural. AI agent kemudian dapat mencari dokumentasi yang relevan, menjalankan perintah pada tools, menghasilkan kode, melakukan iterasi terhadap desain, serta memberikan panduan berdasarkan hasil yang diperoleh.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pendekatan ini juga dapat digunakan untuk menangani error pada tools. AMD Ross dapat membantu menjelaskan pesan kesalahan dengan bahasa yang lebih sederhana, memberikan konteks, dan menyarankan langkah perbaikan.
Dari Analisis Timing hingga Debugging Hardware
Salah satu contoh penggunaan AMD Ross adalah analisis timing. Sistem dapat menggunakan metodologi timing AMD untuk membantu mengidentifikasi pelanggaran timing, menjelaskan kemungkinan akar masalah, dan memberikan rekomendasi terhadap implementasi.
Pada pengembangan menggunakan Vitis HLS, AMD Ross dapat memberikan rekomendasi terkait pipelining, optimalisasi loop, penyisipan pragma, maupun perubahan arsitektur untuk meningkatkan performa desain.
Untuk debugging hardware, sistem dapat membantu proses guided signal capture, konfigurasi debug core, analisis interface, serta pencarian akar masalah.
Kemampuan tersebut menunjukkan bahwa penggunaan AI agentik dalam pengembangan embedded tidak hanya berfokus pada pembuatan kode. Sistem juga diarahkan untuk memahami konteks pekerjaan, berinteraksi dengan tools, dan membantu menjalankan tahapan tertentu dalam workflow engineering.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!