Pasukan Komando Pakistan Baku Tembak dengan Militan Bersenjata yang Ledakkan Masjid dan Serang Markas Polisi, 31 Tewas
📅 Minggu, 20 Sep 2026, 06:18 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SPada 2010, sebanyak 20 orang, sebagian besar kerabat polisi, tewas dan lebih dari 90 orang terluka dalam ledakan bom yang dikendalikan dari jarak jauh di sebuah kompleks perumahan polisi yang berada tepat di belakang Markas Polisi Kohat.
Ledakan tersebut terjadi pada bulan Ramadan saat waktu berbuka puasa.
Dalam serangan terbaru pada 18 September 2026, pasukan Pakistan kembali harus melakukan operasi besar di kompleks yang sama setelah serangan bom kendaraan dan penyusupan sejumlah penyerang.
Operasi pembersihan kemudian berlangsung sepanjang malam hingga Sabtu, 19 September 2026, ketika polisi menyatakan seluruh kompleks telah dibersihkan dan delapan teroris tewas.
Kementerian Informasi Pakistan menyatakan negara tersebut memiliki kemauan dan kemampuan untuk menghadapi ancaman terorisme.
“Pakistan memiliki kemauan dan kemampuan untuk menghilangkan ancaman teroris di mana pun mereka berada dan akan mengambil semua langkah yang diperlukan, sesuai dengan hukum internasional, untuk melindungi warga negara, wilayah, dan kedaulatannya.”
Pemerintah Pakistan juga menyerukan kepada Taliban Afghanistan agar mengambil tindakan konkret terhadap jaringan militan yang menurut Islamabad menggunakan wilayah Afghanistan untuk merencanakan dan melakukan serangan di Pakistan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!