Pasukan Komando Pakistan Baku Tembak dengan Militan Bersenjata yang Ledakkan Masjid dan Serang Markas Polisi, 31 Tewas
📅 Minggu, 20 Sep 2026, 06:18 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SIa juga meminta pihak berwenang memastikan korban luka segera mendapatkan perawatan.
“Semangat bangsa tidak boleh dipatahkan oleh tindakan terorisme yang pengecut,” kata Afridi.
Presiden Pakistan Asif Ali Zardari dan Perdana Menteri Shehbaz Sharif juga mengecam serangan tersebut dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.
Presiden Zardari mengatakan pemberantasan total terhadap teroris yang disebut mendapat dukungan asing merupakan hal penting bagi keamanan nasional.
Perdana Menteri Shehbaz Sharif meminta laporan mengenai ledakan tersebut dan mengarahkan pihak berwenang mempercepat operasi penyelamatan.
Gubernur Khyber Pakhtunkhwa Faisal Karim Kundi juga mengecam serangan dan mendoakan kesembuhan para korban luka.
“Seluruh bangsa mendukung pasukan keamanan untuk memberantas terorisme,” katanya.
Menteri Dalam Negeri Mohsin Naqvi mengatakan tindakan teroris tidak akan melemahkan tekad bangsa.
“Bangsa ini berdiri bersama keluarga para martir di saat duka ini,” demikian pernyataan Naqvi.
Pesan dari Khyber Pakhtunkhwa
Sohail Afridi juga menyampaikan kecaman melalui pesan video. Ia mengatakan masyarakat Khyber Pakhtunkhwa telah mengorbankan lebih dari 80.000 nyawa untuk Pakistan dan terus menanggung beban berat dalam perjuangan melawan terorisme.
“Khyber Pakhtunkhwa adalah provinsi garda terdepan Pakistan dalam perang melawan terorisme,” katanya.
Menurut Afridi, perdamaian di Islamabad dan wilayah lain di Pakistan terwujud berkat pengorbanan masyarakat Khyber Pakhtunkhwa.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!