Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menag Nasaruddin Umar: MTQ Nasional XXXI Tinggalkan Empat Pesan Penting

31 Minggu, 20 Sep 2026, 06:27 WIB | Oleh:
Menag Nasaruddin Umar: MTQ Nasional XXXI Tinggalkan Empat Pesan Penting Menag Nasaruddin Umar: MTQ Nasional XXXI Tinggalkan Empat Pesan Penting Doc: antara foto
Ket. Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar

SEMARANG - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengatakan bahwa pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional XXXI di Semarang, Jawa Tengah, meninggalkan setidaknya empat pesan penting bagi masa depan peningkatan MTQ di Indonesia.

Pesan penting yang pertama, ia mengatakan, MTQ Nasional perlu dikembangkan dari sekadar perlombaan menjadi ekosistem pembelajaran dan peradaban Al Quran.

"Pembinaan qori, hafiz, mufasir, penulis, dan kaligrafer tidak boleh berhenti setelah MTQ usai," katanya pada acara penutupan MTQ Nasional XXXI di Semarang, Sabtu (19/9) malam.

Ia berharap pemerintah daerah dan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) di semua tingkatan melaksanakan upaya pembinaan yang terencana, berkelanjutan, dan bisa menjangkau kalangan yang lebih luas.

"MTQ Nasional di Indonesia ini merupakan salah satu kebudayaan penting bagi Indonesia. Tidak ada negara yang seperti Indonesia melaksanakan pesta Al Quran seperti yang dilakukan di sini," katanya.

Pesan yang kedua, menurut Menteri Agama, MTQ menjadi semakin inklusif dengan hadirnya ekshibisi bagi penyandang disabilitas sensorik rungu untuk memperluas akses pelayanan pembelajaran Al Quran.

"Mushaf Al Quran isyarat perlu terus diperluas, disertai dengan tenaga pengajar, metode pembelajaran, dan fasilitas keagamaan yang ramah disabilitas," katanya.

"Tidak boleh seorang pun kehilangan kesempatan untuk mempelajari Al Quran karena beragam keterbatasan," ia menambahkan.

Menteri Agama menyampaikan, pesan ketiga dari pelaksanaan Nasional XXXI adalah bahwa MTQ mesti semakin adaptif dengan perkembangan ilmu dan teknologi.

"Teknologi kita manfaatkan untuk memperluas pendidikan dan dakwah serta akses pada pengetahuan keislaman yang otoritatif. Sambil tetap untuk waspada terhadap disinformasi, manipulasi, penyalahgunaan data, dan ujaran kebencian di ruang digital," ia menjelaskan.

Pesan keempatnya, ia melanjutkan, penyelenggaraan MTQ dapat menghadirkan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Kehadiran ribuan peserta dan pengunjung di lokasi pelaksanaan MTQ dapat mendatangkan manfaat ekonomi bagi pelaku usaha perhotelan, transportasi, kuliner, perdagangan, dan industri kreatif di daerah.

Berdasarkan perhitungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Badan Pusat Statistik, Menteri Agama mengatakan, perputaran uang selama pelaksanaan MTQ Nasional diperkirakan mencapai Rp1,2 triliun.

"Jadi, MTQ ini adalah rezeki buat masyarakat Jawa Tengah, khususnya Kota Semarang. Ini menunjukkan bahwa syiar Al Quran berjalan beriringan dengan pemberdayaan ekonomi rakyat dan peningkatan kesejahteraan masyarakat," demikian Menteri Agama.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
Advertisement
Comeback Dramatis! Amri/Nita Bangkit dari Ketertinggalan dan Lolos Semifinal Hylo Open

Comeback Dramatis! Amri/Nita Bangkit dari Ketertinggalan dan Lolos Semifinal Hylo Open

31 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.