Ada Kabar Baik soal Beras! Mentan Pastikan Pasokan Aman sampai Maret 2027
📅 Minggu, 20 Sep 2026, 03:52 WIB | Oleh: Marcellus WidiartoDengan produksi yang terus berjalan, irigasi yang semakin diperkuat, pupuk yang lebih terjangkau, serta cadangan dan pasokan yang tersedia, Indonesia memiliki bantalan yang lebih kuat untuk menghadapi periode paceklik.
Kekuatan tersebut sekaligus membuka ruang bagi Indonesia untuk bergerak dari sekadar memastikan kebutuhan domestik terpenuhi menuju pengelolaan surplus pangan.
Amran juga mengatakan Indonesia kini telah mulai melakukan ekspor beras. Menurutnya, ketika kebutuhan dalam negeri dapat dipenuhi dan produksi menghasilkan surplus, pasar ekspor menjadi peluang berikutnya.
“Kita kan sudah ekspor. Coba sekali bertanya, kapan lagi ekspor?” ujar Mentan pula.
Presiden Prabowo Subianto pada sambutannya di HUT salah satu partai tersebut menyampaikan pemerintah telah membangun lebih dari 1.000 kilometer irigasi.
“Lebih dari 1.000 kilometer irigasi terbangun,” ujar Presiden.
Pembangunan irigasi menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga kesinambungan produksi. Ketersediaan air yang lebih baik memungkinkan lahan pertanian tetap produktif dan mendukung peningkatan luas maupun intensitas tanam, sehingga pasokan pangan dapat terus mengalir ke depan.
Selain irigasi, pemerintah juga memperkuat produksi melalui kebijakan pupuk. Presiden Prabowo menyampaikan bahwa harga pupuk berhasil diturunkan, sementara jumlah pupuk yang tersedia justru meningkat.
“Pertama kali dalam sejarah Indonesia, kita bisa turunkan harga pupuk. Harga pupuk turun, tapi jumlah pupuk tambah,” kata Presiden lagi.
Kebijakan tersebut menjadi dukungan langsung bagi keberlanjutan produksi petani. Harga pupuk yang lebih terjangkau dan ketersediaan yang meningkat membantu memastikan petani memiliki akses terhadap salah satu input utama produksi, sehingga kegiatan budi daya dapat terus berlangsung.
Presiden Prabowo juga menyebut Indonesia telah mencapai swasembada delapan komoditas pangan dalam satu tahun. Capaian tersebut berjalan bersama berbagai kebijakan yang diarahkan untuk memperkuat produksi dan infrastruktur pangan nasional.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!