Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ada Kabar Baik soal Beras! Mentan Pastikan Pasokan Aman sampai Maret 2027

📅 Minggu, 20 Sep 2026, 03:52 WIB | Oleh:
Ada Kabar Baik soal Beras! Mentan Pastikan Pasokan Aman sampai Maret 2027 Doc: Antara foto/HO Kementan
Ket. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) salah satu partai, di Jakarta, Jumat (18/9) malam.

JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan stok beras nasional cukup kuat, sehingga pasokan tetap aman memenuhi kebutuhan masyarakat hingga memasuki musim panen berikutnya pada Maret 2027.

"Pemerintah memastikan ketahanan pangan nasional semakin kuat menghadapi musim kering dampak El Nino," kata Amran terkonfirmasi di Jakarta, Sabtu.

Dia menyampaikan hal itu, usai menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) salah satu partai, di Jakarta, Jumat (18/9) malam.

Amran menegaskan penguatan produksi, pembangunan irigasi, serta kebijakan pupuk yang lebih terjangkau menjadi bagian dari upaya menjaga agar pasokan beras tetap tersedia di tengah siklus produksi pertanian.

Ia menyebutkan kondisi pasokan beras nasional saat ini memberikan ruang yang cukup kuat bagi pemerintah untuk menjaga kebutuhan masyarakat hingga memasuki musim panen berikutnya.

“Sekarang September, Oktober, November, Desember, Januari sampai Mei. Pada yang puncak, Maret. Overlap,” ujar Mentan.

Amran menjelaskan, gambaran kekuatan pasokan tersebut dapat dilihat dari beberapa sumber. Standing crop atau tanaman siap panen diperkirakan sekitar 10 juta ton, sementara beras pada sektor hotel, restoran, dan katering (Horeka) sekitar 10 juta ton.

Selain itu, cadangan beras pemerintah (CBP) yang dikelola Perum Bulog saat ini berada di angka sekitar 5 juta ton.

Dengan demikian, berdasarkan perhitungan kasar dari komponen tersebut, total pasokan yang disebut Mentan berada pada kisaran 25 juta ton, atau sekitar 25-26 juta ton sebagaimana disampaikan Mentan.

Mentan menegaskan jika dibandingkan dengan kebutuhan nasional sekitar 2,5-2,6 juta ton per bulan, angka tersebut secara matematis memberikan gambaran bantalan pasokan yang besar untuk melewati periode antarmusim.

“Yang di Horeka, hotel, rumah-rumah, restoran itu 10 juta ton. Di Bulog kurang lebih 5 juta ton, berarti (stok beras secara keseluruhan sekitar) 25–26 juta ton. Sementara kebutuhan per bulan 2,5–2,6 juta ton,” ujar Amran.

Namun, kekuatan ketahanan pangan tidak semata ditentukan oleh jumlah pasokan yang tersedia saat ini. Produksi harus terus berjalan agar stok dapat dipertahankan dan diperbarui ketika memasuki periode panen berikutnya.

Karena itu, pemerintah memperkuat produksi dari sisi hulu melalui pembangunan infrastruktur pertanian, khususnya irigasi.

Bagi Kementerian Pertanian, ujar Amran, ketahanan pangan tidak hanya berbicara mengenai kemampuan menghasilkan pangan pada saat panen raya. Yang tidak kalah penting adalah kemampuan negara menjaga pasokan di antara satu musim panen dan musim berikutnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Rona
Dua Bagian Bertolak Belakan...

Gampang SSK Harus Dirasakan Warga

55 menit yang lalu | Sujar

Megapolitan
Gampang SSK Harus Dirasakan...
Olahraga
Menghitung Peluang Janice J...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.