Tur Konser Ed Sheeran Kacau, Rapper Macklemore Dikeluarkan, Artis-artis Lain Ikut Mundur
📅 Kamis, 17 Sep 2026, 11:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: AP
Tur Ed Sheeran di Amerika Utara dan Selatan dilanda kekacauan, Selasa (15/9) ketika empat artis pendukungnya tiba-tiba mengundurkan diri sebagai bentuk solidaritas terhadap rapper Macklemore, yang dikeluarkan karena membuat komentar pro-Palestina di atas panggung.
Beberapa jam setelah Sheeran mengunggah pernyataan di media sosial tentang pemecatan Macklemore dan menyalahkan keputusan tersebut kepada promotor tur, sejumlah musisi seperti Aaron Rowe dan Beoga dari Irlandia, band Denmark Lukas Graham, dan Finneas mengunggah di Instagram bahwa mereka mundur dari tur tersebut.
Rowe dan Lukas Graham seharusnya menggantikan Macklemore pada sisa konser Sheeran di AS, sementara Beoga telah membawakan beberapa lagu – termasuk beberapa lagu yang ditulis bersama band folk Irlandia tersebut – bersama Sheeran di pertengahan setiap set.
Finneas, yang merupakan saudara laki-laki Billie Eilish dan kolaborator musiknya, dijadwalkan untuk tur bersama Sheeran di Amerika Selatan akhir tahun ini.
“Para seniman tidak boleh dibungkam ketika mereka bersuara untuk kaum tertindas,” kata Finneas di Instagram. “Saya telah memutuskan untuk menarik diri dari jadwal tur saya mendatang bersama Ed Sheeran. Saya mendukung Palestina dan rakyatnya.”
Tekanan Meningkat
Langkah-langkah yang diambil oleh sesama artis memberikan tekanan besar pada Sheeran, yang telah berusaha menghindari politik dan berpihak dalam konflik Gaza, dengan alasan penggemarnya tidak datang ke konsernya untuk mendengarkan politik.
Rowe dan Beoga masing-masing mengutip sejarah negara mereka dalam pernyataan yang menjelaskan keputusan mereka. “Kami adalah orang Irlandia yang memahami kolonialisme. Sebagai anggota pendiri gerakan Seniman Irlandia untuk Palestina, kami adalah aktivis yang berkomitmen untuk keadilan dan akan terus demikian,” kata Beoga.
Rowe menyebut Sheeran sebagai teman dan mengatakan bahwa penyanyi-penulis lagu Inggris itu telah mengubah hidupnya. “Tetapi sebagai orang Irlandia, kita tahu betul tentang genosida, kelaparan paksa, dan pendudukan yang kejam,” katanya. Dia mengatakan tidak bisa “diam saja dan membiarkan para miliarder menggunakan posisi kekuasaan mereka untuk membungkam suara-suara yang sah dari mereka yang bersuara”.
Sementara itu, Lukas Graham, band yang terkenal dengan lagu-lagu hits seperti 'Mama Said' dan '7 Years', menyampaikan rasa terima kasih kepada Sheeran dan menyebutnya sebagai “keputusan yang sulit”.
“Uang tidak memberi Anda hak untuk menguasai percakapan. Saldo rekening bank siapa pun tidak seharusnya menentukan siapa yang boleh berbicara atau penderitaan mana yang boleh kita akui,” tulis band tersebut, yang tampaknya merujuk pada peran miliarder Robert Kraft dalam pencopotan Macklemore dari tur.
Macklemore Dikeluarkan
Sheeran memberikan tanggapannya terkait pemecatan Macklemore setelah rapper tersebut membuat komentar pro-Palestina di atas panggung selama tur mereka, dengan mengatakan bahwa keputusan itu sepenuhnya dibuat oleh promotor. Penyanyi asal Inggris itu juga mengatakan menolak untuk terlibat dalam diskusi publik tentang perang di Gaza.
“Keputusan Macklemore untuk mengakhiri tur adalah keputusan promotor, bukan keputusan saya,” tulis Sheeran di Instagram pada hari Selasa. “Saya tidak akan pernah mengecewakan penggemar yang telah membuat rencana, dan saya juga tidak akan meninggalkan kru tur serta artis pendukung dan musisi lain yang bergantung pada saya untuk pekerjaan dan untuk mencari nafkah.”
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!