Risiko Bencana Makin Besar, Anggaran Justru Menyusut
📅 Rabu, 16 Sep 2026, 00:00 WIB | Oleh: Tim RedaksiData tersebut menunjukkan bahwa bencana masih menjadi ancaman besar dengan dampak kemanusiaan yang luas. Jenis bencana yang terjadi mencakup banjir, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), cuaca ekstrem, tanah longsor, gempa bumi, kekeringan, serta erupsi gunung api. Memasuki September, karhutla menjadi salah satu perhatian utama BNPB, dengan penanganan yang diperkuat di sejumlah provinsi seperti Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, dan Jambi.
Pada Agustus, gempa M7,7 di Flores, Nusa Tenggara Timur, juga menjadi bencana besar yang membutuhkan penanganan darurat dan dukungan logistik. Besarnya jumlah kejadian dan korban tersebut memperlihatkan bahwa risiko kebencanaan Indonesia tidak hanya bersifat episodik, tetapi semakin menjadi tantangan struktural. Kombinasi ancaman geologi dan hidrometeorologi, ditambah perubahan iklim yang dapat meningkatkan intensitas cuaca ekstrem, menuntut penguatan mitigasi, kesiapsiagaan, kapasitas pemerintah daerah, serta pendanaan penanggulangan bencana.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!