Amnesty Desak Investigasi KMP Virgo, Soroti Jeda Tiga Jam Sebelum Minta Bantuan SAR
📅 Rabu, 16 Sep 2026, 00:03 WIB | Oleh: Tim PenulisUji Tuntas
Amnesty juga mengingatkan pentingnya uji tuntas (due diligence) terhadap penerapan standar dan prosedur keselamatan transportasi laut untuk mencegah kecelakaan serupa.
"Keselamatan warga negara adalah hak asasi manusia," katanya.
KMP Virgo Transport 8 yang melayani rute Surabaya-Banjarmasin terbalik di perairan Masalembo, Laut Jawa, pada Minggu (13/9) dini hari dengan membawa 243 orang.
Sebaiknya Anda baca juga:
Hingga Selasa pagi, sebanyak 114 orang telah ditemukan, terdiri atas 108 orang selamat dan enam orang meninggal dunia, sedangkan 129 lainnya masih dalam pencarian.
Pada hari ketiga operasi SAR, Basarnas memperluas wilayah pencarian dari sekitar 2.600 mil laut menjadi 4.600 mil laut di perairan Masalembo.
Menteri Perhubungan sebelumnya menyatakan KMP Virgo Transport 8 berkapasitas sekitar 500 orang sehingga kapal yang membawa 243 orang tersebut tidak dalam kondisi kelebihan kapasitas.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono meminta semua pihak menunggu hasil investigasi untuk mengetahui penyebab kecelakaan tersebut.
"Kita harus menunggu secara resmi apa yang menjadi faktor terjadinya insiden atau kecelakaan tersebut, faktor cuaca, atau teknis, atau apapun yang harus kita terima setelah mendapatkan penjelasan utuh hasil dari investigasi," kata AHY di Jakarta, Senin (14/9).
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!