Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Amnesty Desak Investigasi KMP Virgo, Soroti Jeda Tiga Jam Sebelum Minta Bantuan SAR

📅 Rabu, 16 Sep 2026, 00:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
Amnesty Desak Investigasi KMP Virgo, Soroti Jeda Tiga Jam Sebelum Minta Bantuan SAR Doc: Antara
Ket. Direktur Amnesty International Indonesia Usman Hamid menyampaikan laporan tahunan HAM Amnesty International di Graha Oikumene, Jakarta.

Makassar - Amnesty International Indonesia mendesak investigasi independen, imparsial, dan menyeluruh terhadap kecelakaan KMP Virgo Transport 8 di perairan Masalembo, Laut Jawa, untuk mengungkap penyebab kecelakaan dan kemungkinan adanya kelalaian.

Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid dalam keterangan resmi yang diterima, di Makassar, Selasa (15/9), mengatakan investigasi diperlukan untuk mengungkap secara transparan penyebab kecelakaan kapal yang terjadi pada Minggu (13/9) tersebut.

"Kami mendesak adanya investigasi segera, independen, imparsial, dan menyeluruh atas tragedi ini untuk menjelaskan alasan tenggelamnya KMP Virgo secara transparan," katanya.

Menurut Usman, investigasi juga penting untuk memastikan ada atau tidaknya kelalaian dari berbagai pihak yang terlibat, termasuk regulator keselamatan transportasi serta perusahaan atau badan pemilik transportasi laut.

Temuan investigasi, kata dia, harus dapat mengungkap pihak yang bertanggung jawab apabila ditemukan adanya kelalaian.

"Mereka harus dimintai pertanggungjawaban secara hukum untuk membawa keadilan bagi korban dan keluarga mereka," katanya.

Amnesty juga menyoroti informasi mengenai selang waktu sekitar tiga jam antara kapal dilaporkan menghadapi cuaca buruk dan permintaan bantuan kepada tim SAR.

Menurut Amnesty, KMP Virgo Transport 8 dilaporkan menghadapi cuaca buruk sekitar pukul 01.00 WIB, sedangkan permintaan bantuan kepada Kantor SAR Banjarmasin baru disampaikan sekitar pukul 04.10 WIB.

"Mengapa GM Virgo Transport 8 setelah tiga jam, baru meminta pertolongan kepada SAR Banjarmasin? Harus ada penjelasan terkait ini ke publik," kata Usman.

Amnesty meminta informasi mengenai selang waktu tersebut menjadi salah satu hal yang ditelusuri dalam proses investigasi.

Amnesty juga menyoroti kesaksian sejumlah korban selamat kepada media mengenai tidak terdengarnya alarm darurat saat kapal terbalik pada tengah malam ketika banyak penumpang sedang tidur.

Keterangan korban selamat mengenai ketersediaan dan penggunaan pelampung saat kecelakaan juga dinilai perlu ditindaklanjuti oleh pihak berwenang.

"Kami sangat mendorong proses investigasi untuk memastikan bahwa KMP Virgo Transport sudah memiliki dan menjalankan standar mitigasi dan kedaruratan yang sesuai dengan peraturan yang berlaku," ujar Usman.

Ia mengatakan korban dan keluarganya memiliki hak atas pemulihan dan penyelidikan menyeluruh serta pertanggungjawaban apabila ditemukan kelalaian operator kapal, otoritas pelabuhan maupun pemerintah sebagai regulator.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Menterinya aja kena OTT KPK :D
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
  • Ekonomi Kreatif dan UMKM Jakarta Mulai Andalkan Cetak 3D untuk Produksi Skala Kecil
    Mengetahui fakta bahwa penggunaan filamen berbasis PLA yang ...
  • Industri Baterai Dipacu, Transisi Energi dan Ekonomi Digital Jadi Kunci
    Ulasan yang sangat komprehensif dari Koran Jakarta mengenai ...
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
Ekonomi
BI: Rupiah Makin Mendunia B...
Olahraga
Raptors Resmi Pulangkan Kaw...
Megapolitan
Kebakaran TPAS Galuga Makin...
Daerah
Waspada HIV! Dinkes Bima Te...
Daerah
El Nino Bikin Satwa Liar Be...
Advertisement
BI: Rupiah Makin Mendunia Berkat QRIS Antarnegara

BI: Rupiah Makin Mendunia Berkat QRIS Antarnegara

16 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.