Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Video Gim Disebut Pokemon Company Tetap Jadi Platform Penting, Ini Jurus Agar Penggemar Terus Berkembang

📅 Selasa, 15 Sep 2026, 19:09 WIB | Oleh:
Video Gim Disebut Pokemon Company Tetap Jadi Platform Penting, Ini Jurus Agar Penggemar Terus Berkembang Doc: ANTARA/ The Pokemon Company
Ket. Karakter Pikachu.

JAKARTA - The Pokemon Company (TPC) mengatakan bahwa video gim menjadi platform yang penting bagi bisnis dan keberlanjutan perusahaan.

"Jadi mungkin yang pertama, yang paling penting itu adalah video game. Karena apa? Pokemon itu lahir dari video game itu sendiri. Jadi sekarang misalnya ada Pokemon yang baru, ada jenis Pokemon yang baru itu pasti lahirnya dari video game," ujar Chief Operating Officer (COO) The Pokemon Company Takato Utsunomiya saat berbincang dengan wartawan di Jakarta, Senin (14/9).

Ia menjelaskan bahwa video game Pokemon yang diproduksi GameFreak, kata dia, menghadirkan pocket monster series yang menjadi produk penting dalam pilar bisnisnya.

tak hanya itu, pada sektor digital, perusahaan juga permainan Pokemon GO yakni permainan seluler berbasis realitas tertambah atau augmented reality dan GPS yang dapat dimainkan melalui gawai.

Lini bisnis lainnya yang juga penting adalah Pokemon Trading Card Game Pocket yakni aplikasi yang menghadirkan keseruan mengoleksi kartu Pokemon yang telah digemari di seluruh dunia—dengan cara yang lebih mudah dan praktis yang diluncurkan di 150 negara pada 30 Oktober 2024.

Hal lain yakni produk fisik yang berupa merchandise seperti Pokemon plush atau boneka yang menyerupai berbagai karakter Pokemon.

"Kemudian salah satu ideal kami adalah menggabungkan dua dunia, yang tadi ya dunia dari digital atau dunia yang mungkin bisa kita bilang dunia fantasi ya, dengan dunia yang memang asli, yang nyata," katanya.

Hingga kini pihaknya menghadirkan produk yang berbasis digital dan fisik, namun bila tren ke depan bergeser, maka perusahaan secara fleksibel akan mengikuti perubahan itu.

Jurus The Pokemon Company

Sementara itu, pada kesempatan yang sama The Pokemon Company (TPC) berharap agar penggemar Pokemon di Indonesia dapat terus berkembang seiring dengan peluncuran inisiatif program yang meliputi Poke Wayang hingga event Pikachu's Indonesia Journey.

"Meskipun kita tidak menyentuh langsung ke rangah bisnis, kami itu sangat berharap bahwa di Indonesia itu penggemarnya bisa bertambah lagi lebih banyak seperti itu," ujar Chief Operating Officer (COO) The Pokemon Company Takato Utsunomiya saat berbincang di Jakarta, Senin (14/9).

Ia juga mengungkapkan bahwa Indonesia menjadi penonton tertinggi pada kanal Youtube Pokemon Kids TV bahkan mengalahkan India.

"jadi kami itu punya channel Youtube bernama Pokemon Kids TV, jadi ternyata jumlah tontonan atau jumlah play dan pokoknya orang yang melihat di Pokemon Kids TV di Indonesia itu sendiri menjadi ranking 1 di dunia mengalahkan India," katanya lagi.

Berfokus pada pasar Indonesia, ia juga menyebut bahwa Indonesia menjadi salah satu pasar yang dipertimbangkan, setidaknya terdapat 10 orang pekerja Indonesia yang menjadi karyawan Pokemon Company.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
  • Ekonomi Kreatif dan UMKM Jakarta Mulai Andalkan Cetak 3D untuk Produksi Skala Kecil
    Mengetahui fakta bahwa penggunaan filamen berbasis PLA yang ...
  • Industri Baterai Dipacu, Transisi Energi dan Ekonomi Digital Jadi Kunci
    Ulasan yang sangat komprehensif dari Koran Jakarta mengenai ...
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Luar Negeri
Nepal Bakal Larang Pendaki ...
Luar Negeri
Brasil dan AS Bakal Kembali...
Luar Negeri
Irak Wanti-wanti Pihak Luar...
Advertisement
Resmi Dibuka! Jalur Kelok 23 Bantul–Gunungkidul Uji Coba 7 Hari Mulai Hari Ini

Resmi Dibuka! Jalur Kelok 23 Bantul–Gunungkidul Uji Coba 7 Hari Mulai Hari Ini

15 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.