Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Tangerang Selatan Ajukan Percepatan Pengerukan Sungai Cisadane

📅 Minggu, 13 Sep 2026, 13:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkot Tangerang Selatan Ajukan Percepatan Pengerukan Sungai Cisadane Doc: ANTARA
Ket. Pengecekan Tinggi Muka Air (TMA) Sungai Cisadane oleh sejumlah pejabat di Pemerintah Kota Tangerang.

TANGERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, Provinsi Banten, telah berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSC) untuk percepatan normalisasi dan pengerukan sedimen terkait Tinggi Muka Air (TMA) Sungai Cisadane menurun 40 sentimeter dari batas normal.

Direktur Utama Perumda Tirta Benteng (TB), Doddy Effendy, di Tangerang, Minggu (13/9), mengatakan langkah ini diambil guna menjaga ketersediaan air baku dan kualitas air akibat kemarau panjang, sekaligus merespons aduan masyarakat.

"Meski masih aman untuk pasokan air bersih ke warga, namun dari temuan di lapangan akan segera ditindaklanjuti. Apalagi Wali Kota, Sachrudin, telah memberikan instruksi langsung," ujarnya.

Selain itu, Perumda TB juga melakukan pemetaan wilayah yang alami penurunan distribusi air bersih, karena dampak dari adanya penurunan kualitas air atau air keruh di beberapa titik wilayah.

Selain mengupayakan pengerukan sedimentasi, Pemkot Tangerang mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian sungai dengan tidak membuang sampah sembarangan serta menggunakan air bersih secara bijak selama musim kemarau berlangsung.

"Tim sudah kami turunkan untuk menyisir wilayah pelanggan yang menyampaikan keluhan. Kami terus melakukan penyesuaian teknologi dan langkah-langkah penanganan agar kualitas air yang didistribusikan kembali sesuai standar," jelas Doddy.

Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir karena cadangan air baku di Sungai Cisadane saat ini masih dalam kategori aman untuk memenuhi kebutuhan pasokan air bersih warga.

"Kondisi air saat ini terhitung aman. Diperkirakan kecukupan air dari Cisadane untuk dialirkan kepada masyarakat masih aman hingga satu bulan ke depan. Kami minta masyarakat tidak panik, karena pemerintah dan PDAM terus hadir memastikan pelayanan air bersih tetap berjalan," ujar Sachrudin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

50 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

53 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.