IQAir: Udara Jakarta Terburuk Ketiga di Dunia pada Selasa Pagi, Warga Diimbau Tetap Pakai Masker
📅 Selasa, 15 Sep 2026, 08:07 WIB | Oleh: Tim PenulisJAKARTA - Kualitas udara Jakarta pada Selasa (15/9) pagi menempati posisi terburuk keempat di dunia, berdasarkan data situs pemantau kualitas udara IQAir pada pukul 06.00-07.00 WIB.
Indeks kualitas udara (AQI) kota Jakarta berada di angka 170, sehingga masuk ke dalam kategori tidak sehat. Masyarakat dianjurkan agar menggunakan masker apabila beraktivitas di luar ruangan.
Sementara itu, kota dengan kualitas udara terburuk di dunia pada Selasa, yaitu Kinshasa (Kongo) dengan indeks kualitas udara 188205, kedua Kuala Lumpur (Malaysia) dengan indeks kualitas udara di angka 189.
Di sisi lain, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menerapkan tiga strategi utama untuk memperbaiki kualitas udara.
Strategi pertama, yakni memperluas jangkauan layanan bus Transjabodetabek untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, di antaranya rute Blok M-Alam Sutera, Blok M-PIK 2, dan Blok M-Bandara Soekarno Hatta.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kedua, yaitu menargetkan pengoperasian 10.000 bus listrik Transjakarta pada 2030, mengingat saat ini, sektor transportasi menyumbang 50 persen emisi gas buang di Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung pun mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan layanan transportasi publik yang telah disediakan Pemprov DKI. Bahkan, Pemprov DKI telah menerbitkan aturan terkait pemberlakuan layanan transportasi umum gratis bagi 15 golongan masyarakat.
Strategi ketiga, yaitu dengan mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas pengolahan sampah RefusedDerivedFuel (RDF) di Rorotan, Jakarta Utara.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!