Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Biodigester Rorotan Olah Sampah Organik Jadi Biogas untuk Warga Rusun

📅 Senin, 05 Okt 2026, 15:50 WIB | Oleh:
Biodigester Rorotan Olah Sampah Organik Jadi Biogas untuk Warga Rusun Doc: Istimewa
Ket. Panitia Khusus Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (Pansus CSR/TJSL) DPRD Provinsi DKI Jakarta meninjau fasilitas pengolahan sampah organik berbasis biodigester komunal di Rusunawa Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara, Senin (5/10/2026).

JAKARTA - Panitia Khusus Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (Pansus CSR/TJSL) DPRD Provinsi DKI Jakarta meninjau fasilitas pengolahan sampah organik berbasis biodigester komunal di Rusunawa Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara, Senin (5/10/2026). Fasilitas tersebut mengolah sampah organik dari rumah tangga menjadi energi biogas yang dapat dimanfaatkan kembali oleh warga.

Ketua Pansus CSR/TJSL DPRD DKI Jakarta Ghozi Zulazmi menyambut baik inovasi pengolahan sampah organik melalui biodigester yang dihadirkan Bank Jakarta bersama mitra. Menurutnya, fasilitas tersebut dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya di kawasan pemukiman padat.

"Sekitar 60 persen sampah kita itu organik dari dapur atau rumah tangga yang memang butuh pengolahan khusus. Kami berharap dengan adanya biodigester ini, sampah bisa terolah langsung di tempat dan dihasilkan menjadi energi terbarukan berupa biogas yang bisa digunakan kembali oleh para penghuni rusun untuk memasak," ujar Ghozi di Rusunawa Rorotan.

Peninjauan tersebut turut dihadiri Kepala Pokja Pengembangan Ekonomi Sirkular Direktorat Pengurangan Sampah Kementerian Lingkungan Hidup (KLHK) Asep Setiawan dan Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Utara Edy Mulyanto. Ghozi mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari fungsi pengawasan legislatif terhadap pelaksanaan program CSR/TJSL oleh BUMD.

Selain melakukan pengawasan, Pansus DPRD DKI Jakarta juga tengah mendorong pembentukan Peraturan Daerah (Perda) terkait CSR sebagai payung hukum yang lebih kuat. Ghozi berharap pemanfaatan biodigester tidak hanya dilakukan di Jakarta Utara, tetapi dapat diperluas ke wilayah lain yang memiliki kawasan padat penduduk.

"Mindset selama ini CSR adalah bentuk sukarela atau hadiah, padahal sebenarnya TJSL ini adalah bentuk kewajiban yang dilakukan oleh perusahaan, termasuk BUMD. Kami berharap program ini tidak berhenti di Jakarta Utara saja, tetapi juga dilebarkan ke wilayah lain seperti Jakarta Selatan, Jakarta Barat, dan kawasan padat penduduk lainnya," kata Ghozi.

Direktur Utama Bank Jakarta Agus H Widodo mengatakan pembangunan fasilitas biodigester merupakan bagian dari komitmen perseroan dalam membangun ekosistem pengolahan sampah yang berkelanjutan di DKI Jakarta. Menurutnya, pengolahan sampah menjadi energi terbarukan perlu ditempatkan sebagai bagian dari kebutuhan pengelolaan sampah Jakarta.

"Bagi Bank Jakarta, program lingkungan ini bukan hanya sekadar instalasi, melainkan bagian dari upaya membangun ekosistem pengelolaan sampah yang lebih dekat dengan masyarakat dan memiliki manfaat langsung. Pengolahan sampah menjadi energi terbarukan saat ini bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sudah menjadi satu kebutuhan bagi Jakarta," jelas Agus.

Instalasi biodigester yang berada di Rusunawa Rorotan dan TPS 3R Kelurahan Rawa Badak Utara dibangun menggunakan digester biogas berbahan fiberglass. Fasilitas tersebut juga dilengkapi mesin pembubur sampah organik dengan kapasitas pengolahan mencapai 250 kilogram per jam.

Pengolahan sampah melalui fasilitas tersebut memberikan sejumlah manfaat bagi lingkungan dan masyarakat. Sistem biodigester mampu mengurangi emisi gas rumah kaca sebesar 154,4 ton CO2e per tahun sekaligus menghasilkan biogas yang dapat digunakan sebagai pengganti LPG untuk memasak.

Selain biogas, proses pengolahan juga menghasilkan pupuk organik cair sebanyak 400 hingga 450 liter per hari. Fasilitas tersebut turut menghasilkan pupuk padat sebanyak 50 hingga 100 kilogram per hari yang dapat dimanfaatkan warga untuk kegiatan urban farming.

Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Utara Edy Mulyanto mengapresiasi kolaborasi Bank Jakarta, Pemprov DKI Jakarta, dan kementerian dalam penanganan sampah dari sumbernya. Jakarta Utara sendiri telah ditetapkan sebagai wilayah pilot project road map Pengelolaan Sampah di Indonesia.

"Di Rusunawa Rorotan ini ada empat tower dengan sekitar 300 hingga 400 KK. Dengan estimasi timbunan sampah rata-rata, fasilitas biodigester berkapasitas pengolahan hingga 1,2 ton per hari ini akan sangat optimal menyerap sampah organik dari sisa olahan dapur warga," kata Edy.

Menurut Edy, perubahan pola pemilahan sampah di lingkungan masyarakat terus menunjukkan perkembangan seiring dengan hadirnya sarana pengolahan dan offtaker di tingkat lokal. Kondisi tersebut terlihat dari meningkatnya tingkat pemilahan sampah rumah tangga di lokasi percontohan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Daerah
Pemkot Bandung Perkuat Anti...
Advertisement
Ada Demo Mahasiswa di DPR, Polisi Siagakan 3.983 Personel Gabungan

Ada Demo Mahasiswa di DPR, Polisi Siagakan 3.983 Personel Gabungan

05 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.