Indonesia Butuh Banyak SDM Unggul di Bidang Kemaritiman
📅 Selasa, 15 Sep 2026, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi"Kita juga mau melihat ekonomi biru. Kalau kita lihat sebenarnya ada banyak sekali ekonomi-ekonomi marine yang bisa dikembangkan. Kita kemarin ke Gresik, kita berbicara kepada nelayan dan sebagainya, ternyata potensinya sangat besar sekali untuk di sektor perikanan tangkap," ujar Nailul di Jakarta.
Menurut dia, perikanan tangkap dapat memberikan dampak ekonomi berantai bagi masyarakat pesisir jika dikelola secara inklusif dan berkelanjutan. Potensi tersebut juga terdapat di wilayah Papua dan Sulawesi yang memiliki habitat ikan asli Indonesia.
Selain perikanan tangkap, Nailul menilai ekowisata memiliki potensi ekonomi hingga 759 miliar dollar AS yang dapat dikembangkan masyarakat pesisir. Ia juga mendorong hilirisasi produk kelautan dan perikanan, seperti rumput laut dan ikan.
Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi Firman Hidayat mengatakan Indonesia menargetkan peningkatan kontribusi sektor maritim terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional dari saat ini 7,9 persen menjadi 15 persen pada 2045.
Pertumbuhan sektor kemaritiman dalam lima tahun terakhir baru sekitar 2 persen, masih di bawah pertumbuhan ekonomi nasional yang berada di kisaran 5 persen.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!