Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemilik Los Angeles Clippers Dihukum Bayar Rp470 Miliar, Ini Penyebabnya

30 Selasa, 15 Sep 2026, 00:16 WIB | Oleh:
Pemilik Los Angeles Clippers Dihukum Bayar Rp470 Miliar, Ini Penyebabnya Pemilik Los Angeles Clippers Dihukum Bayar Rp470 Miliar, Ini Penyebabnya Doc: Antara foto/NBA
Ket. Dokumentasi pebasket Kawhi Leonard saat membela Los Angeles Clippers pada NBA 2025-2026.

JAKARTA - Pemilik Los Angeles Clippers Steve Ballmer menerima hukuman dari NBA dan menyatakan permintaan maaf, setelah timnya juga dijatuhi denda 30 juta dolar AS, serta kehilangan lima pilihan putaran pertama draft NBA akibat pelanggaran batas gaji.

Laman NBA, Senin, menyebut Clippers akan mematuhi hukuman yang telah dijatuhkan liga, sehingga akan segera membayar denda tersebut.

Ballmer mengatakan masih terdapat perbedaan pandangan mengenai temuan laporan, tetapi dia memilih tidak memperpanjang persoalan tersebut.

Dia meminta maaf kepada penggemar, karyawan, dan pemilik tim NBA lainnya atas gangguan yang ditimbulkan.

Penyelenggara liga menyatakan hukuman tersebut final dan mengikat setelah liga dan NBPA mencapai kesepakatan atas sanksi.

Sementara itu, NBA pada 2 September mengumumkan Los Angeles Clippers dan Kawhi Leonard dinyatakan melanggar aturan pengelakan batas gaji dalam CBA. Keputusan itu didasarkan pada penyelidikan oleh firma hukum Wachtell, Lipton, Rosen & Katz.

Dalam penyelidikan tersebut, NBA menemukan pelanggaran aturan signifikan yang dilakukan oleh klub. Tim itu disebut membantu membuka peluang pendapatan di luar lapangan bagi Leonard melalui empat perusahaan yang memiliki hubungan bisnis dengan Clippers.

NBA juga menemukan Clippers memfasilitasi kesepakatan endorsement, mendorong perusahaan menjalin kerja sama dengan Leonard, serta membayar sejumlah pengeluaran Leonard dan perwakilannya.

Sebagai bagian dari hukuman, Ballmer diskors selama satu tahun dari seluruh kegiatan liga dan tim. Sementara Leonard diwajibkan membayar 700 ribu dolar AS kepada NBA.

Selain itu, Presiden Operasional Bisnis Los Angeles Clippers Gillian Zucker mendapat skors satu tahun tanpa bayaran, sedangkan Presiden Operasional Bola Basket Lawrence Frank diskors enam bulan tanpa bayaran.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Aksi Kamisan ke-931 di Jakarta

40 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Aksi Kamisan ke-931 di Jakarta
Megapolitan
414 Pelajar Jaksel Nikmati ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
KPK Ungkap Negara Rugi Triliunan Rupiah akibat Kasus Cukai PT Djarum

KPK Ungkap Negara Rugi Triliunan Rupiah akibat Kasus Cukai PT Djarum

30 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.