Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Percepat Pengembangan Ekonomi Biru Indonesia, KKP - UNDP Perkuat Kemitraan Strategis

📅 Selasa, 30 Jun 2026, 14:45 WIB | Oleh:
Percepat Pengembangan Ekonomi Biru Indonesia, KKP - UNDP Perkuat Kemitraan Strategis Doc: Dok. Istimewa

JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memperkuat kerja sama strategis dengan United Nations Development Programme (UNDP) guna mempercepat pengembangan ekonomi biru Indonesia melalui pembiayaan inovatif, penguatan pasar karbon biru, hingga hilirisasi industri rumput laut.

Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan bilateral antara Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dengan Asisten Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sekaligus Direktur Regional UNDP untuk Asia dan Pasifik, Kanni Wignaraja di kantor KKP, belum lama ini.

"Kami mengapresiasi kemitraan strategis dengan UNDP dan menyambut baik kerangka Country Programme Document (CPD) UNDP 2026–2030 yang menempatkan ekonomi biru dan pasar karbon sebagai prioritas strategis. Visi tersebut sejalan dengan lima program prioritas ekonomi biru KKP," ujar Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono dalam siaran resmi di Jakarta, kemarin.

Menurutnya, Indonesia memiliki posisi strategis dalam pengembangan ekonomi biru global karena menyimpan sekitar 17 persen cadangan karbon biru dunia. Potensi tersebut menjadi modal penting untuk mendorong pengembangan pasar karbon sekaligus memperkuat upaya konservasi ekosistem pesisir.

Trenggono mengusulkan perluasan akses pembiayaan iklim melalui optimalisasi Blue Financing Window dan pengembangan Indonesia Critical Marine Habitat Facility (ICMHF) sebagai instrumen pembiayaan berkelanjutan bagi sektor kelautan dan perikanan.

Tidak hanya itu, Indonesia juga mendorong penguatan ketahanan dan mata pencaharian nelayan skala kecil yang telah dijalankan bersama UNDP.

Trenggono mengatakan upaya tersebut telah diwujudkan melalui program pengembangan kapasitas nelayan di Morotai dan Kepulauan Tanimbar yang mencakup peningkatan tata kelola perikanan, penguatan kapasitas sumber daya manusia, serta penerapan teknologi rendah karbon di sektor perikanan.

"Keberhasilan proyek JSB seaBLUE menunjukkan bahwa pendekatan ekonomi biru mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat pesisir. Karena itu, kami berharap model ini dapat direplikasi di berbagai wilayah lain untuk menekan angka kerugian pascapanen, meningkatkan kualitas produk perikanan, sekaligus menurunkan biaya operasional nelayan," ujarnya.

Sementara itu, Asisten Sekretaris Jenderal PBB sekaligus Direktur Regional UNDP untuk Asia dan Pasifik, Kanni Wignaraja, menyambut baik komitmen Indonesia dalam mengembangkan ekonomi biru sebagai pilar pembangunan berkelanjutan.

Menurut Kanni, kerja sama yang telah berjalan menunjukkan bahwa investasi pada sektor kelautan tidak hanya memberikan manfaat lingkungan, tetapi juga menciptakan peluang ekonomi yang inklusif bagi masyarakat pesisir.

"Kami melihat Indonesia sebagai mitra strategis dalam pengembangan ekonomi biru di kawasan Asia Pasifik. UNDP berkomitmen mendukung upaya Indonesia dalam memperluas pembiayaan inovatif, memperkuat ketahanan masyarakat pesisir, serta mengembangkan investasi berkelanjutan yang memberikan manfaat ekonomi dan lingkungan secara bersamaan," ujar Kanni.

Ia menambahkan, UNDP siap melanjutkan kolaborasi dengan KKP dalam berbagai program prioritas, termasuk pengembangan pasar karbon biru, konservasi ekosistem laut, penguatan industri rumput laut, dan mobilisasi investasi untuk mendukung pembangunan kelautan berkelanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Kementan dan Pelaku Usaha B...
  • Event Jakarta Awal Juli 2026: Dari Jakarta X Beauty hingga Festival Budaya Minang
    Preview komentar:
    Nomor customer service BRI QLola 0821-7850-9155 Call Center Cs ...
    Pukblikasi
  • Perum Bulog Buka Akses Gudang untuk Jadi Sarana Edukasi Masyarakat
    Preview komentar:
    Pukblikasi
    Apakah BRI ada CS online? Call Center Cs QLola ...
  • Kabar bagus, Mulai Banyak Warga Mengunjungi Museum
    Preview komentar:
    Pukblikasi
    QLola Internet Banking BRI Call Center Cs QLola Bri ...
Selasa, Layanan SIM Keliling Hadir di Lima Lokasi, Buka Pukul 08.00-14.00

Selasa, Layanan SIM Keliling Hadir di Lima Lokasi, Buka Pukul 08.00-14.00

30 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.