Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Kamar Akomodasi Asian Games Dikritik, Atlet Korsel Keluhkan Tempat Tidur Terlalu Pendek

27 Selasa, 15 Sep 2026, 00:30 WIB | Oleh:
Kamar Akomodasi Asian Games Dikritik, Atlet Korsel Keluhkan Tempat Tidur Terlalu Pendek Kamar Akomodasi Asian Games Dikritik, Atlet Korsel Keluhkan Tempat Tidur Terlalu Pendek Doc: istimewa
Ket. Ilustrasi tempat tidur atlet Asian Games 2026.

TOKYO, JEPANG – Penyelenggaraan Asian Games di Jepang mendapat sorotan bahkan sebelum pesta olahraga terbesar di Asia itu resmi dibuka. Pejabat Korea Selatan menyebut fasilitas akomodasi yang disediakan panitia sebagai yang “terburuk sepanjang sejarah”, sementara masalah kekurangan kamar juga mulai dikeluhkan sejumlah delegasi.

Keluhan paling keras datang dari tim bola basket Korea Selatan. Mereka menempati kabin bergaya kontainer yang disiapkan sebagai salah satu tempat tinggal atlet selama Asian Games di Nagoya dan Prefektur Aichi.

Wakil Presiden Asosiasi Bola Basket Korea, Jung Jae-yong, mengaku sangat kecewa dengan kondisi kabin tersebut.

“Berdasarkan pengalaman saya, ini adalah yang terburuk sepanjang sejarah,” kata Jung kepada AFP.

Menurutnya, ukuran tempat tidur menjadi persoalan serius, terutama bagi atlet bertubuh tinggi.

“Atlet dengan tinggi lebih dari dua meter bahkan tidak bisa meluruskan kaki mereka di atas tempat tidur. Ini tidak masuk akal,” ujarnya.

Keluhan semakin mengemuka setelah salah satu anggota tim bola basket Korea Selatan, Byeon Jun-hyeong, mengunggah video kondisi kabinnya di media sosial. Dalam video tersebut terlihat wastafel yang bocor hingga membuat lantai kabin tergenang air.

“Please help us,” tulis Byeon dalam unggahannya.

Kabin-kabin tersebut diperkirakan akan ditempati sekitar 2.000 atlet dan ofisial selama lebih dari dua pekan penyelenggaraan Asian Games.

India bahkan mengambil langkah antisipasi dengan membuat replika kabin. Replika itu digunakan untuk membantu para atlet mereka membiasakan diri dengan kondisi tempat tinggal yang akan mereka tempati selama pesta olahraga berlangsung.

Jung juga menuding panitia belum memberikan respons memadai terhadap keluhan Korea Selatan.

“Penyelenggara sampai sekarang belum mengatakan apa pun,” katanya. “Kami sangat khawatir dan sedang melakukan pembahasan secara intensif dengan Komite Olahraga dan Olimpiade Korea mengenai apa yang harus dilakukan.”

Persoalan akomodasi semakin kompleks setelah ratusan atlet sempat dievakuasi sementara dari tempat tinggal mereka pekan lalu akibat hujan deras yang mengguyur Nagoya. Prakiraan cuaca juga menunjukkan hujan masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari mendatang.

Masalah tidak hanya menyangkut kualitas kabin. Jumlah kamar yang tersedia juga menjadi persoalan besar menjelang pembukaan Asian Games.

Lebih dari 17.000 atlet dan ofisial diperkirakan hadir di Jepang. Jumlah tersebut bahkan lebih besar dibandingkan jumlah peserta pada Olimpiade.

Panitia lokal sebelumnya hanya memperkirakan sekitar 15.000 peserta. Namun, membengkaknya jumlah delegasi membuat mereka menghadapi tekanan besar. Pada bulan lalu, penyelenggara mengakui tidak memiliki cukup tenaga maupun anggaran untuk menangani lonjakan jumlah peserta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Keterlibatan UMKM dalam ran...

Operasi Patuh Jaya 2026 di Jakarta

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi Patuh Jaya 2026 di ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Harry Kane Menangkan Ballon d'Or 2026, Begini Kisah di Balik Kesuksesannya

Harry Kane Menangkan Ballon d'Or 2026, Begini Kisah di Balik Kesuksesannya

27 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.