Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemendag Jadikan Indonesia Timur Fokus Utama Pendistribusian Minyakita

📅 Senin, 14 Sep 2026, 14:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemendag Jadikan Indonesia Timur Fokus Utama Pendistribusian Minyakita Doc: ANTARA
Ket. Ilustrasi - Produk minyak goreng kemasan rakyat atau yang dikenal dengan Minyakita.

JAKARTA – Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyebut pemerataan dan distribusi Minyakita yang berkelanjutan ke kawasan timur Indonesia dan wilayah kepulauan masih menjadi pekerjaan rumah utama pemerintah.

Direktur Bina Pasar Dalam Negeri Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Nawandaru Dwi Putra mengatakan distribusi Minyakita ke wilayah tersebut membutuhkan dukungan produsen serta penguatan kerja sama dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), khususnya Perum Bulog dan ID FOOD.

"Secara umum memang minyak goreng ini tercatat pasokannya aman dan stabil namun kita bersama-sama saat ini fokus bagaimana Minyakita ini bisa ter-deliver secara merata," ujar Nawandaru dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah dipantau secara daring di Jakarta, Senin (14/9).

Menurut dia, jaringan distribusi BUMN memiliki jangkauan yang lebih luas dibandingkan jaringan swasta sehingga dapat membantu menyalurkan Minyakita ke kawasan yang sulit dijangkau, termasuk Papua dan berbagai wilayah kepulauan.

"Saat ini PR yang utama adalah bagaimana men-deliver secara kontinyu ke kawasan timur dan ke kawasan kepulauan, dan ini juga perlu dukungan dari produsen," terangnya.

Nawandaru menyampaikan Kemendag sebelumnya telah mengundang para produsen minyak goreng untuk meningkatkan pasokan maupun menjalin kerja sama dengan BUMN.

Langkah tersebut diperlukan agar pasokan Minyakita tidak hanya tersedia di pusat-pusat konsumsi, tetapi juga menjangkau masyarakat di wilayah terpencil.

Ia meminta Perum Bulog dan ID FOOD secara konsisten mengisi pasokan Minyakita di pasar-pasar rakyat. Kontinuitas pasokan dinilai penting untuk menjaga harga tetap terjangkau dan mencegah masyarakat kesulitan mendapat minyak goreng rakyat.

Kemendag juga mengingatkan agar ketersediaan Minyakita di pasar rakyat tidak hanya muncul ketika dilakukan pemantauan oleh pejabat pemerintah.

Berdasarkan catatan Kemendag, realisasi domestic market obligation (DMO) Minyakita menunjukkan tren peningkatan sejak Juni hingga Agustus 2026.

Pada Agustus, realisasi DMO tercatat mencapai 139.638 ton, sedangkan pada periode 1-11 September telah mencapai 60.278 ton.

Sementara itu, realisasi DMO yang disalurkan kepada distributor tingkat pertama (D1) BUMN, baik melalui Perum Bulog maupun ID FOOD, tercatat 502.120 ton atau 48,62 persen.

Hingga 11 September 2026, harga rata-rata nasional Minyakita tercatat Rp15.865 per liter, masih sedikit di atas harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp15.700 per liter.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Yuk, Ada 2.150 Lowongan Ker...
Advertisement
Klasemen Liga Spanyol: Barcelona Masih di Puncak, Madrid Naik ke Posisi Kedua

Klasemen Liga Spanyol: Barcelona Masih di Puncak, Madrid Naik ke Posisi Kedua

14 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.